Remaja di Perbudak oleh Game Online

Oleh : Tyas Maharani

Kabarsumbawa.com – Kemajuan teknologi dan informasi saat ini membawa banyak perubahan, termasuk dalam perkembangan game online. Banyak sekali remaja menghabiskan waktunya hanya untuk bermain game online. Hal itu tentu akan membawa pengaruh bagi kehidupannya. Bukan hanya pengaruh positif namun juga pasti akan memberikan banyak dampak negatif.

Remaja seharusnya bisa memanfaatkan waktunya dengan baik seperti mengasah kemampuan diri atau bakat yang dimiliki. Namun, kenyataan saat ini lebih sering kita temui remaja malah asyik menghabiskan waktunya di depan layar komputer untuk bermain game online. Bukan hanya di komputer bahkan game online pun bisa dimainkan di smartphone yang mana pasti kebanyakan remaja memilikinya.

Remaja pun menjadi budak dari game online. Game online menyita waktu dari remaja tersebut, semua aktivitas yang lebih bermanfaat menjadi hal sepele dan diabaikan. Mereka bisa lupa dalam tugas sekolah, lupa makan, serta kepentingan spiritual agama bahkan mereka rela tidak tidur semalaman hanya demi bermain game online.

Tentu saja hal ini sangat memprihatinkan karena pasti remaja yang bermain tersebut menempuh pendidikan di sekolah. Jika mereka tidak tidur maka sudah pasti itu akan menganggu proses belajar mereka di sekolah. Bisa saja karena mereka mengantuk akibat begadang semalaman atau tubuh mereka menjadi sakit karena kurangnya istirahat yang cukup.

Namun, dibalik dampak negatif tersebut tentu saja pasti memiliki dampak yang postif. Salah satunya mengasah kemampuan bahasa asing. Seperti yang kita ketahui game online yang dibuat oleh luar negeri pasti memiliki settingan bahasa asing misalnya bahasa inggris. Sehingga mau tidak mau bagi pemainnya harus mengerti bahasa yang digunakan di dalam gamenya. Maka dari itu tidak ada salahnya bermain game online untuk sekedar menghilangkan stress dan kepenatan.

Di luar negeri, seperti di Australia siswa di berikan pelajaran tentang komputer dan di situ juga ada game online namun mereka bukan untuk bermain akan tetapi mereka di ajarkan untuk membuat game mereka sendiri. Setelah mereka berhasil membuat game mereka sendiri maka mereka boleh memainkan hasil karya mereka tersebut.

Bukankah jika di Indonesia remajanya bisa berpikir untuk membuat game online bukan hanya memainkannya saja maka mungkin saja indonesia menjadi negara yang banyak memiliki remaja yang menghasilkan game online terbaik dan bisa di nikmati oleh berbagai negara di dunia. Tapi, tentu saja game online yang di buat tersebut dapat memiliki banyak dampak postif bagi pemainnya.

Komentar

News Feed