Ciri dan Cara Penularan PMK Pada Ternak

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak berkuku genap yang muncul belakangan ini menyita perhatian beerbagai pihak khususnya para peternak. Sejak kemunculannya, terdapat belasan provinsi termasuk NTB (Pulau Lombok) dinyatakan terkonfirmasi PMK oleh kementerian terkait

Seski virus ini bulan hal baru dalam dunia peternakan, masyarakat terutama peternak perlu diberi pemahaman terkait bagaimana ciri-ciri dan cara penulahan penyakit yang sangat merugikan peternak itu.

Ciri dan Cara Penularan PMK Pada Ternak
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Sumbawa, H. Junaidi, S.Pt.,

Sebagaimana dijelaskan oleh Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Sumbawa, H. Junaidi, S.Pt., bahwa terdapat beberapa ciri hewat terjangkit PMI yakni, lepuh/lesi pada gusi, lepuh pada mukosa mulut, keluar air liur secara berlebihan (Hipersalivasi), Lupa pada kuku bahkan hingga lepas, dan lepuh/lesi pada lidah.

Kemudian cara penularannya yakni, kontak langsung antara hewan yang tertular dengan hewan rentan, kontak tidak langsung misalnya melalui kontak dengan virus pada manusia, sarana transportasi akibat kontaminasi dari sarana peternakan yang menagalami wabah, dan penyebaran melalui udarah biasanya melalui aktivitas pernapasan.

“Jika menemukan gejala seperti dimaksud bisa menghubungi petugas Disnakeswan terdekat atau menghubungi call center 08190906071,” ungkapnya.

Meski virus ini mewabah tambahnya, bahan asal hewan masih aman dikonsumsi bisa diproses dengan baik dan benar, karena PMK ini bukanlah penyakit zoonosis. “Kita tetap waspada tetapi tidak boleh panik,” pungkasnya. (KS/aly)

Leave a Reply

Your email address will not be published.