Direncanakan Akhir Maret, Pemda Sumbawa Godok Persiapan Musrenbang

Sumbawa Usulkan Pembangunan IPLT di Raberas
Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa Ir. H. Junaidi, M.Si

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Pemerintah Kabupaten Sumbawa tengah melakukan persiapan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten. Dijadwalkan, musrenbang tersebut dijadwalkan akan dilaksanakan pada akhir bulan Maret ini.

Sebagaimana yang dijelaskan Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa, Ir. H. Junaidi, M.Si belum lama ini bahwa, pemda telah membentuk tim persiapan pada Desember 2021 terkait proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2023. Kemudian sepanjang Januari sampai Februari 2022 dan sudah terlaksana musrenbangdes dan musrenbang kecamatan.

“Menindaklanjuti hasil proses Musrenbang kecamatan dan forum gabungan OPD, nanti kita akan lakukan Musrenbang kabupaten dalam rangka penyusunan RKPD di akhir Maret ini. Karena jadwal Musrenbang provinsi direncanakan di bulan April, dan sekitar Mei akan dilaksanakan Musrenbang nasional,” jelasnya.

Baca juga:  Derajat Kesehatan di Sumbawa Terus Meningkat

Saat ini Haji Jun sapaan akrabanya, Bappeda bersama tim sedang menggodok persiapan, baik untuk forum gabungan OPD maupun musrenbang kabupaten. Rencana yang ada akan didiskusikan dan dipertajam untuk penyempurnaan rancangan RKPD yang nantinya juga dikonsultasikan dengan provinsi.

“Nanti musrenbang ini yang berkaitan dengan program strategis kita akan kita bahas di musrenbang provinsi. Di sana nanti akan terpilah kembali mana yang menjadi urusan provinsi akan ditangani dan digodok oleh provinsi, mana yang menjadi uruan pemerintah pusat maka didorong nanti oleh provinsi untuk diusulkan ke pusat. Sehingga seluruh program kegiatan yang kita usulkan ini tentu juga tidak lepas dari kita melakukan langkah-langkah persiapan,” terangnya.

Baca juga:  Perpanjangan IMTA Bisa Di Dinsosnakertrans Kabupaten

Diharapkan, tim akan mencoba menyusun dokumen yang lebih baik dari tahun ke tahun. Sehingga usulan kegiatan bisa diterima oleh pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

“Kalau berkaitan dengan yang menjadi tanggung jawab di kabupaten, saya pikir nanti kita tinggal bagaimana kita menggodok di tingkat rancangan RKPD-nya. Sehingga benar-benar dari tahun ke tahun kita bisa menjabarkan target atau program yang ada itu secara terpadu atau fokus,” pungkasnya. (KS/aly*)

Leave a Reply

Your email address will not be published.