oleh

Buka festival Balap Sampan, Ansori Ajak Masyarakat Lestarikan Laut

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa, Drs. Mohamad Ansori., membukan secara resmi ferstival Balap Sampan Desa Ekowisata Bahari Dusun Prajak, Desa Batu Bangka, Kecamatan Moyo Hilir, Minggu (12/09/2021) siang. Kegiatan menerapkan protokol kesehatan.

Kegiatan dihadiri oleh Kapala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Rahman Ansori, S.Sos., M.Si., Kepala Desa Batu Bangka, H. A Wahab, Kepala BPD, Kadus Prajak, serta panitia penyelenggara Kelompok Pengawas (Pokmaswas) Desa setempat.

Ansori, dalam sambutannya menyampaikan, festival semacam ini merupakan salah satu ikhtiarnya bersama Pemdes Batu Bangka untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Kelestarian laut. Agar potensi yang terkandung di dalamnya dapat terus dimanfaatkan untuk menuai kesejahteraan masyarakat sekitar.

Menurutnya, untuk menuai kesejahteraan, maka kegiatan ini harus terus terlaksana. Bila kegiatan ini rutin dilaksanakan, ini akan mengundang ketertarikan wisatawan. Batu Bangka kemudian menjadi tujuan wisata. Dengan demikian akan ada multiplayer efect.

“kami berharap bagaimana kegiatan yang seperti ini membawa multiplayer efektif bagi kesejahteraan masyarakat. Prajak bisa maju, masyarakat sejahtera, masyarakat bahagia,” harapnya.

Karenanya, ia berkomitmen untuk terus mensponsori kegiatan ini. Termasuk nanti akan menyiapkan piala bergilir selain hadiah utama. Selain itu, ia memberikan satu unit perahu. Perahu ini akan dikelola oleh Pokdarwis setempat. Hasilnya akan masuk ke kas Desa. Termasuk untuk membiayai operasional kegiatan Pokdarwis.

“Kami sedang buatkan perahu, nanti kita berikan untuk di sini. Anggaran untuk buat perahu itu sekitar 150 juta. Mungkin besok atau lusa sudah datang. Perahu ini bisa digunakan untuk mengantar tamu yang ingin menikmati kuliner sekaligus pemandangan indah Batu Bangka dari Keramba/resto apung,” jelasnya.

Baca juga:  Tenun Lokal Jadi Bagian dari Pakaian Dinas ASN Sumbawa

Kepala Batu Bangka H. A. Wahab menyanpaikan, festival ini berawal dari musyawarah Desa tahun 2017 lalu. Sehingga dimasukan dalam peraturan Desa, untuk dilaksanakan setiap tahun.

“Alhamdulillah kami Pemdes Batu Bangka, bisa memberi dukungan kepada masyarakat untuk kegiatan ini melalui APBD murni Desa Batu Bangka,” sebutnya.

Ia menyambut baik perhatian politisi Gerindra tersebut, sehingga kegiatan ini bisa terlaksana. “Beliau ini sebenarnya pulang kampung. Karena beliau sudah menjadi bagian dari masyarakat di sini.Dari tahun 2017 kita adakan acara ini, pak waka selalu mendukung kita sampai hari ini. Ini tidak bisa kami bayar dengan uang. Beliau mempunyai jasa untuk desa kami,” ungkapnya.

Hal lain yang disampaikan Kades selain sinyal, yakni mengharapkan dukungan DPRD Sumbawa untuk mewujudkan pembangunan 18 unit Home Stay di sekitar Pantai Prajak.

“Kebetulan di sekitar pantai ada lahan yang sudah dibebaskan, disini akan kami jadikan taman. Akhir Agustus kami minta ke Bupati, tentang home stay. Info sementara ada 18 unit, mohon pak waka dikawal. Ini salah satu yang direkom pak bupati ke kementerian,” demikian Kades.

Faturrahman, Ketua Panitia kegiatan dalam laporannya menyampaikan, pestival tahunan ini dilaksanakan semalam tiga hari ke depan. Terdapar 4 kategori yang diperlombakan. Diantaranya, Kelas Sampan Bangka A dengan lebar sampan 5,5 Meter, spek mesin bebas. Kelas Sampan Bangka B, lebar sampan 5 meter. Kelas Sampan Katir 1 dengan mesin tungga 15 sampai 22 PK, dan Kelas Bangka ukuran 7 meter dengan spek mesin 5 sampai 7 PK.

Baca juga:  Sedekah Ponan Harus Dilestarikan

Dijelaskan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menjalin silaturahmi antara masyarakat pesisir se Teluk Saleh. Sekaligus mensosialisasikan kepada masyarakat zona Pulau Liang dan Pulai Ngali. “Dua wilayah ini sangat penting kita awasi. Stop tangkap ikan di lokasi zona mereh. Mari kita menjaga laut kita untuk anak cucu kita,” ajaknya.

Selain itu lanjutnya, melalui kegiatan ini sebagai ajang memperkenalkan paket wisata yang ada di Dusun Prajak. “Kondisi kami disini mempunyai 7 kelompk KJA kerapu dan lobster. 7 kelompok pengelolah wisata. Kami juga mempunya wisata kuliner resto apung. 1 sudah siap dan 1 lagi dalam proses. Kami juga punya koperasi simpan pinjam. Selama tiga bulan sudah berkembang. Ini sangat membantu ibu-ibu istri nelayan. Kami juga punya pokomaswas yang secara rutin melalukan pengewasan di Pulau Liang dan Ngalih,” terangnya.

Faturrahma mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, Pemerintah Desa, Wakil Ketua I DPRD, Dinas DPMD, serta seluruh masyarakat prajak yang telah membantu pelaksanaan agenda tahunan ini. (KS/aly)

Komentar