oleh

Siswa SMK Farmasi Sumbawa Berhasil Membuat Balsem

-Pendidikan-220 views

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Siswa Sekolah Menengah Kejuaran (SMK) Famasi Kabupaten Sumbawa berhasil membuat produk kesehatan berupa balsem yang memilik berbagai produk kesehatan.

Salah satu produk yang berhasil dibuat oleh kelompok siswa bimbingan Ajat Adesuadli, S.Farm, adalah balsem dengan berbagai manfaat.

Diantaranya, membantu menghilangkan nyeri, meredakan pusing, mencegah masuk angin, keseleo, melegakan pernafasan, serta mampu menghilangkan rasa gatal akibat gigitan serangga.

Balsem ini terbuat dari bahan-bahan yang sederhana. Diantaranya, Minyak Gandapur, Pipermint, Vaseline Putih, menthol, dan Bievena. Semua bahan tersebut kemudian disampurkan menjadi satu sesuai takaran masing-masing.

Kepala Sekolah SMK Farmasi Kabupaten Sumbawa, Kusriawansyah, S.Pd, Kamis (24/06/2021) kepada wartawan menjelaskan, program ini selalu di lakukan dengan konsisten.

Baca juga:  Gerakan Revolusi Mental: Mahasiswa KKN Gotong Royong UNSA Promotori Gerakan Sayang Semua

“menggunakan metode pengajaran yang baik untuk siswa-siswa kami agar ke depannya mereka tetap semangat mengabdi dan karakternya berkompeten sehingga mereka di terima oleh lingkungan masyarakat,” jelasnya.

Selain balsem lanjutnya, ada juga produk lain yang telah dibuat oleh siswanya. Diantaranya, aroma terapi, dan hand sanitizer. “Program ini di lakukan sebagai salah satu cara untuk mencegah rasa sakit terutama dari masa-masa pandemi Covid sekarang ini,” terangnya.

Putri Andini salah satu anggota kolampok ini mengaku senang atas apa yang telah berhasil ai buat bersama kelompoknya itu. Menurutnya, meski belajar online, dirinya tetap bisa mengahasilkan produk-prodek kesehatan yang merupakan hasil implementasi toeri yang ia terima selama belajar dari rumah.

Baca juga:  UTS Diminta Bantu Pemerintah Tingkatkan Kualitas SDM NTB

“saya bangga bisa bersekolah di SMK Farmasi. meski belajar online tidak membuat kemampuan saya down dalam menghadapi situasi proses pembelajaran meski melalui online dan tetap berjalan dengan protokol kesehatan. Kami siswa SMK Farmasi tetap bisa menghasilkan produk-produk yang unik untuk menjaga kesehatan kami,” pungkasnya. (KS/aly)

Komentar