oleh

Penanganan Jembatan Ropang Diupayakan Tahun 2022

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Pemkab Sumbawa melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) berencana membangun jembatan penghubung di kecamatan Ropang secara permanen pada tahun 2022 mendatang. Jembatan tersebut sebelumnya ambruk akibat dihantam banjir pada akhir Maret lalu.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa melalui Kabid Bina Marga – M. Ihsan Imanuddin, S.T mengakui, pihaknya sudah melakukan survey lokasi untuk mengecek kondisi jembatan. Termasuk menghitung estimasi anggaran untuk penanganan jembatan secara permanen nantinya.

“Tim teknis sudah survey lokasi kondisi semua. Hasilnya sudah ada disampaikan ke saya untuk perhitungannya dan RAB, semua ada. Itu penanganan permanen,” ujarnya, kepada wartawan.

Baca juga:  Desa Karang Dima, Wakili Sumbawa Pada Lomba Desa Dan Kelurahan Tingkat NTB

Sebelumnya, jelasnya, BPBD juga sudah melakukan survey lokasi untuk penanganan sementara. Karena ambruknya jembatan setempat akibat bencana. Sehingga sekarang BPBD yang mempunyai ranah untuk perbaikan sementara. Sedangkan pihaknya dari PUPR mengusulkan untuk penanganan jembatan secara permanen.

“Sekarang melalui BPBD itu harus menangani secara sementara untuk bisa dialui saja dulu oleh masyarakat. Tahun 2022 kita usahakan harus masuk untuk penanganan permanen,” terangnya.

Jembatan yang ambruk tersebut, lanjutnya, panjangnya sekitar 10 meter. Dari perhitungan yang dilakukan, anggaran yang dibutuhkan lebih kurang sekitar Rp 2 miliar. Karena kondisinya putus dan merupakan satu-satunya akses, sehingga anggarannya harus dimasukkan.

Baca juga:  Lelang Tiga Jabatan Tinggi Pratama Lingkup Pemda Sumbawa Sepi Peminat

“Usulan tahun ini untuk 2022. Anggaran melalui APBD,” pungkasnya. (KS/*)

Komentar