oleh

Vaksinasi Lansia di Sumbawa Mulai Dilakukan

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Program vaksinasi covid-19 dengan sasaran masyarakat Lanjut Usia (Lansia) mulai dilakukan. Data Dinas Kesehatan (Dikses) setempat, baru 1,9 persen yang sudah mendapatkan vaksin.

Sekretaris Dinas Kesehatan Sumbawa melalui Kabid Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P3PL), Agung Riyadi SKM yang ditemui Jumat (23/04/201) sore, sebagaiman rapat yang dipimpin Wakil Gubernur NTB menghadirkan Kapolda dan Danrem, diikuti Kapolres, Dandim se-NTB dan semua kepala dinas kesehatan kabupaten/kota secara virtual, bahwa vaksinasi harus difokuskan kepada Lansia.

Saat itu kata Agubg, Wagub meminta semua pihak untuk mendukung percepatan vaksinasi tersebut.

Baca juga:  Delapan Pedagang Pasar di Sumbawa Positif Covid-19

Menurut Agung, vaksinasi difokuskan kepada Lansia ini karena merupakan kelompok paling rentan terhadap penularan Covid-19. Selain itu kasus kematian Covid didominasi Lansia.
Pertimbangan lainnya, bahwa cakupan vaksinasi untuk Lansia selama ini sangat rendah.

“Jadi Pemprov mengarahkan kiblat vaksinasi untuk Lansia, mereka menjadi prioritas utama,” imbuhnya.

Sebenarnya ungkap Agung, vaksinasi terhadap Lansia sudah dilakukan. Tercatat 883 Lansia pada dosis pertama divaksinasi di sejumlah fasilitas kesehatan. Kemudian dosis kedua hanya 73 orang. “Masih sekitar 1,9 persen yang divaksinasi,” kata Agung.

Diakui Agung, vaksinasi terhadap Lansia selama ini belum maksimal. Pihaknya kesulitan mendapatkan data riel terkait by name by addres Lansia. Padahal sebelumnya Bupati Sumbawa telah memerintahkan Camat, Lurah dan Kades untuk melaksanakan pendataan sasaran guna pelaksanaan vaksinasi lansia.

Baca juga:  Positif Covid-19 di Sumbawa Capai 751 Kasus

Namun saat itu belum direspon. Sehingga petugas kesehatan lebih banyak melayani vaksinasi guru karena terorganisir dan memiliki data yang lengkap. Saat ini kata Agung, pihaknya mendapat informasi dari sejumlah camat yang mengaku sudah mengumpulkan kepala desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk melakukan pendataan secepatnya, sembari menunggu pendistribusian vaksin. (KS/*)

Komentar