oleh

Pelaku Usaha Bisa Dihukum 5 Tahun Penjara

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Pemkab Sumbawa mengeluarkan surat edaran Nomor: 188.6/261/Koprindag/2021 tentang barang kebutuhan pokok. Edaran tersebut ditujukan kepada para pelaku usaha baik distributor, agen, sub distributor, maupun pengecer.

Pj. Bupati Sumbawa – Ir. Muhammad Husni M.Si dalam SE tersebut mengatakan, dalam rangka bulan suci Ramadhan serta Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 H, perlu disampaikan beberapa hal. Seperti tidak menaikan harga secara sepihak yang dapat meresahkan masyarakat dan senantiasa mempertimbangkan kemampuan dan daya beli masyarakat.

“Berdasarkan pasal 107 undang-undang Nomor 7 tahun 2014 tentang perdagangan, para pelaku usaha yang menyimpan barang kebutuhan pokok atau barang penting dalam jumlah dan waktu tertentu pada saat terjadi kelangkaan barang, gejolak harga dan atau hambatan lalu lintas perdagangan barang, dipidana dengan penjara paling lama 5 tahun atau pidan denda paling banyak Rp. 50 miliar,” tegasnya.

Baca juga:  1.200 Ton Beras Sumbawa Bakal Dikirim ke Sumatera Utara

Selain itu juga disebutkan, agar pelaku usaha senantiasa menjamin ketertiban dan kelancaran pasokan serta memelihara stok barang kebutuhan pokok masyarakat, termasum barang-barang stragegis lainnya. Menjamin kelancaran distribusi dan memenuhi asas tiga tepat, yaitu tepat waktu, tepat jumlah dan tepat harga (wajar dan terjangkau). Kemudian, tidak melakukan penimbunan barang di gudang yang bertujuan spekulatif untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya. (KS/aly)