by

Soal Pembongkaran Lapak di Pasar Seketeng, Ini Penjelasan Sekda

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Vidio pembongkaran sejumlah lapak di gedung Pasar Seketeng beredar luas di media sosial. Vidio bredurasi 1 menit 41 detik itu mendapat tanggap dari netizen.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sumbawa, Drs. H. Hasan Basri, MM., membenarkan vidio tersebut. Dikatakan, yang terlihat di dalam vidio tersebut merupakan proses pembongkaran skat lapak pedagang pelataran.

Dimana, pembongkaran tersebut dilakukan untuk penataan lapak tersebut. Sebelum dibongkar, sudah dikonsultasikan dinas teknis ke Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). Selain itu hasil tinjauan lapangan DPRD Sumbawa. Pada prinsipnya BPK tidak mempermasalahkannya dan pasar itu sudah menjadi aset daerah.

Disebutkan, terdapat 300 lapak yang sekatnya dibongkar, yaitu 116 di lantai bawah dan 184 lantai 2. Lapak-lapak ini diperuntukkan bagi pedagang sayur dan lainnya.

Baca juga:  Asissten II, Optimis PAD SKPD Sektor Pembangunan dan Perekonomian Bakal Meningkat

“Memang dari data yang ada tercatat 800 pedagang sayur dan pedagang lain yang menempati lapak itu. Namun karena ada pedagang sayur yang biasanya datang tengah malam yang tidak diprediksi, dan pedagang lainnya yang berjualan di sekitar pasar, makanya diakomodir dengan jumlah total 1.622. Ini bisa diakomodir dengan dibongkarnya sekat lapak. Dari sebelumnya hanya satu pedagang, bisa diakomodir 2-3 pedagang dalam satu lapak. Karena memang ukuran satu lapak cukup luas yakni,” jelasnya.

Sekda menambahkan, jumlah keseluruhan pedagang yang diakomodir dalam Pasar Seketeng mencapai 2.822. Sebagian besar sudah diundi termasuk kios dan tempat penjualan emas. Rencananya pada tanggal 1 April mendatang, akan diundi para penjual ikan. Dan sebelum memasuki Bulan Ramadhan, semua pedagang sudah direlokasi dari Pasar Kerato ke Pasar Seketeng. (KS/aly)