by

Bentuk Pansus Covid-19, DPRD Sumbawa Siap Gandeng SMSI

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – DPRP Kabupaten Sumbawa bakal membentu Panitia Khusus (Pansus) Covid-19. Pada pelaksana nanti, akan menggandeng wartawan media online yang tergabung dalam Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).

Hal ini diungkapkan Ketua DPRD Sumbawa, A. Rafiq SH saat pertemuan silaturahim dengan pengurus SMSI Kabupaten Sumbawa di ruang kerjanya, Selasa (2/3/2021) siang.

Menurut Rafiq, keterlibatan pihak lain termasuk SMSI untuk memaksimalkan kerja Pansus dalam mengawasi dan menelisik anggaran Covid yang cukup besar bersumber dari APBD. SMSI yang di dalamnya tergabung sejumlah wartawan, tentu memiliki rekam digital terkait dengan informasi-informasi penanganan covid-19 di daerah ini.

Terlebih lagi wartawan kerap turun ke lapangan menghimpun informasi mulai dari tingkat paling bawah hingga paling atas. Ini juga sangat relevan dengan upaya Pansus untuk mendapatkan informasi secara lengkap dari berbagai pihak. Sehingga apapun hasil kerja Pansus nantinya atas dasar informasi yang komprehensif.

“Peran berbagai pihak sangat penting bagi kinerja Pansus, sehingga data dan informasi di lapangan terserap secara maksimal,” tandasnya.

Sementara Ketua SMSI, Jamhur Husain menyambut positif ajakan tersebut. Apapun itu asalkan memberikan konstribusi positif bagi masyarakat dan daerah, SMSI yang merupakan organisasi konstituen Dewan Pers, siap untuk membantu kinerja Pansus Covid.

Baca juga:  Ketua PWI Sayangkan Terjadi Teror Di Sumbawa

Selama ini ungkapnya, media online di Sumbawa yang tergabung dalam SMSI, sangat intens memberitakan tentang informasi yang berkaitan dengan penanganan covid. Termasuk di dalamnya keluhan dan fakta-fakta yang terjadi di lapangan.

“Tujuan kita dengan Pansus sama, ingin menyempurnakan yang masih kurang, membuat jelas yang masih abu-abu, dan memberikan informasi yang baik dan benar kepada masyarakat,” ujar Jamhur yang akrab disapa JH, didampingi pengurus lainnya, Zainuddin Jen selaku Sekretaris, Mahmud Ansori (Bendahara) dan Jusriadi Jho (Kepala Bidang Organisasi) serta dua anggota, Lukmanul Hakim dan Syahril Imron.

Di bagian lain, JH menyebutkan SMSI sudah berdiri di Indonesia sejak Tahun 2017 lalu. Sedangkan di Kabupaten Sumbawa terbentuk Tahun 2020 kemarin. Salah satu tujuan didirikannya SMSI adalah untuk mewujudkan ekosistem industri media siber yang sehat, mandiri dan bermartabat.

SMSI merupakan organisasi gabungan perusahaan pers, yang anggotanya adalah para pemilik media siber. Kehadiran SMSI juga sebagai upaya Dewan Pers untuk menertibkan menjamurnya media online.

Baca juga:  Bahas Teluk Santong Komisi II Undang Pemda

“Perusahaan pers yang bergabung dalam SMSI telah berbadan hukum berbentuk Perseroan Terbatas (PT) sesuai amanat Dewan Pers. SMSI satu-satunya organisasi perusahaan pers di Kabupaten Sumbawa yang menjadi konstituen Dewan Pers, di samping PWI dan IJTI—yang merupakan organisasi profesi wartawan,” pungkasnya.

Untuk diketahui media siber yang tergabung dalam SMSI Sumbawa adalah tribunsumbawa.com, samawarea.com, kabarsumbawa.com, samotamedia.com, mediasumbawa.com dan nuansantb.com. Media ini telah berbentuk PT dan tercatat di Diskominfotik Provinsi NTB serta mengantongi sertifikat dari SMSI pusat dan provinsi. (KS)