by

Pengelolah Bendungan Marente Diminta Pasang Tanda Peringatan

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Pasca kejadian meninggalnya dua orang pelajar tenggelam di Bendungan Marente, Pemerintah Kecamatan Alas akan melakukan berbagai upaya agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.

Camat Alas M. Lutfi Makki., mengatakan, salah satu langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan adalah melakukan koordinasi dengan pengelolah bendungan. Dimana bendungan tersebut dikelolah oleh Pokdarwis setempat.

“Nanti pengelolah kita ingatkan untuk membuat tanda-tanda dimana tempat sering terjadi musibah seperti itu. Itu yang kita lakukan saat ini. Intinya kita akan berkoordinasi dengan pengelolahnya,” ungkapnya kepada wartawan, Senin 15 Februari 2021 di Sumbawa.

Diakuinya, sebelumbya, kejadian serupa juga pernah terjadi. Sebelumnya pernah terjadi juga di tempat yang sama. Meninggal. Kita akan komunikasi dengan pengelolah. Nanti kita berikan saran agar memberi tanda di tempat terjadinya. Memasang tanda peringatan. Supaya pengunjung lebih berhati-hati,” katanya.

Baca juga:  Awal Tahun 2019, 238 Pejabat KSB Dirotasi

Terkait kodisi hendungan, dirinya tidak bisa menggambarkan secara pasti. Informasi dari masyarakat kata dia, terdapat lubang yang cukup dalam di sekitaran lokasi kejadian.

“Kedalamannya tidak terlalu dalam. Ini yang belum kita pastikan. Katanya disitu ada lubang,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, dua orang pelajar berinisial W (17) dan DA (16) warga Desa Kokarpit, Kecamatan Alas Barat, meninggal dunia tenggalam di Bendungan Desa Marente, Kecamatan Alas, Minggu 14 Februari kemarin. (KS/aly)