oleh

Sengketa Pilkada Sumbawa Masih Berproses, Pendukung Diminta Jaga Kondusifitas

Sumbawa Besar, Kabasumbawa.com – Sengketa Pilkada Sumbawa Tahun 2020 yang diajukan oleh Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot dan Ir. H. Mokhlis, saat ini masih berposes di Mahkama Kostitusi (MK). Saat ini masih menunggu putusan Sela dari Majlis Hakim.

“Saat ini kita sedang menunggu putusan Sela yang rencananya pada tanggal 15 atau 16 Februari. Setelah itu nanti jika berlanjut maka dilanjutkan dengan sidang mendengarkan keterangan saksi,” kata Calon Bupati nomor urut 5 Ir. H. Syarafuddin Jarot, Kamis (11/02/2021) di kediamanya di Perumahan Puri Damai Regency, Karang Dima, Labuhan Badas.

Pada kesempatan ini, ia menghimbau kepada tim, relawan serta simpatisan agar tetap menjaga kondusifitas daerah. Tetap menunggu hasil resmi, mengikuti serta menghargai proses hukum yang sedang berlangsung.

Baca juga:  Tim Puma Tangkap Pencuri Mesin Air di Plampang

“Kami berharap kepada seluruh tim, relawan simpatisan kita tetap bersabar, menjaga kondusifitas daerah. Mari kita hargai dan ikuti proses hukum yang sedang berlanjut dan Insyaa Allah kami yakin pasangan Jarot mokhlis dengan saksi dan dokumen yang kami miliki akan memenangkan persidangan,” himbaunya.

Terpisah, Calon Bupati nomor urut 4 Drs. H. Mahmud Abdullah., juga menghimbau kepada seluruh pendukung dan sipatisan untuk tetap bersabar dan menghormati proses hukum yang sedang belangsung di MK.

“saya harapkan kepada semua pendukung untuk tetap menghormati Proses Hukum yang berjalan. Jadi kita menunggu saja hasil dari sidang MK ini dengan sabar, tetap istiqomah dan berdoa. Inysa Allah kemangan bersama kita,” ungkapnya.

Baca juga:  Sambut Idul Fitri Digelar Operasi Ramadhania

Sebagai Wakil Bupati Sumbawa aktif, Haji Mo juga berharap agar Kabupaten Sumbawa tetap kondusif hingga adanya putusan MK. Masyarakat juga diminta untuk tetap menaati hukum yang ada. Jangan sampai ada uporia yang berlebihan. Mengingat saat ini Covid-19 masih mawabah.

“Kita tetap berdoa tidak ada terjadi apa. Kita tetap taat kepada hukum sebab ini negara hukum dan kita harapkan jangan sampai ada uporia yang berlebihan terlebih lagi saat ini covid19. Tetap menjaga prokes ini,” pungkasnya. (KS/aly)

Komentar