oleh

Ibu Rumah Tangga Terlibat Narkoba Jaringan Lapas

Mataram – Seorang Ibu Rumah Tangga (ITR) berinisial SM (37) warga Kota Mataram harus mendekam di sel tahanan Polresta Mataram. Pasalnya, ia diduga terlibat kasus narkotika jaringan Lapas.

Hal ini disampaikan oleh Kapolresta Mataram Kombes Pol Heri Wahuyi, pada press realese, Selasa (02/02/2021) kemarin di Mapolresta Mataram.

“Ini kita duga kurir Narkotika jenis sabu. Pemiliknya atau sabu ini dikendalikan dari dalam Lapas Kelas II A Kuripan,’’ ungkapnya.

Dikatakan, SM tertangkap pada Sabtu (30/02/2021) lalu. Saat itu, anggota Satresnarkoba Polresta Mataram mendapatkan informasi adanya kiriman sabu yang diduga dikendalikan dari dalam Lapas. Atas informasi tersebut, tim melakukan penyelidikan. Guna memastikan pergerakan pelaku dan barang bukti, salah seorang anggota Satresnarkoba lakukan penyemaran menjadi seorang pembeli.

Baca juga:  Hendak Pesta Sabu, 4 ABG diamakan ke Mapolres Sumbawa

Setelah sepakat membeli, antara petugas dan terduga pelaku sepakat betemu di sebuah rumah di Babakan, kelurahan Kecamatan Sandubaya Kota Mataram. Pelaku berhasil diringkus tanpa perlawanan.

“Rumahnya kita geledah dan mendapatkan sabu 109,62 gram dan uang tunai Rp 148,1 juta. Introgasi awal terduga mengaku sebaga kurir. Tugasnya adalah menjual sabu ke konsumen yang sudah memesan. SM juga memecah paketan besar menjadi paketan kecil per satu gram,” terangnya.

“Modusnya barang dikendalikan oleh seseorang dari Lapas Kuripan. Pemesanannya melalui telepon. Lalu SM mengambil pesanan itu di dekat Kantor Pos sekitar Lombok Epicentrum Mall,” lanjutnya.

Baca juga:  Polres Sumbawa Ungkap 13 Kasus, 10 Pelaku di Bui

Atas perbuatannya, SM terancam dijerat pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat (2) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman di atas 5 tahun penjara. (KS)

Komentar