by

Vaksin Covid-19 Tiba di Sumbawa

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Sebanyak 6.400 dosis Vaksin Covid-19 Sinovac tiba di Kantor Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Sumbawa, Kamis (28/01/2021) sekitar pukul 12.30 wita. Kedatangan mendapatkan pengawalan ketat dari pihak Kepolisian setempat.

Vaksin diterima langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sumbawa, Ir. H. Zukqifli didampingi Kadis Dikes Drs. Didi Darsani, A.Pt. Vaksin selanjutnya disimpan ke dalam ruangan penyimpanan vaksin di gedung Instalasi Farmasi Dikes Sumbawa.

“Kita sudah menerima Vaksin dari Provinsi NTB. Alhamdulillah sudah kita simpan sebanyak 6.400 dosis. Penyimpanan di instalasi farmasi. Telah pastikan oleh kepala BPOM apakah memenuhi syarat atau tidak. Alhamdulillah kita sudah siap melakukan penyimpanan sesuai dengan ketentuan,” kata Kepada Dikes Sumbawa Drs. Didi Darsani, A.Pt saat jumpa pers.

Dijelaskan, vaksin tersebut akan digunakan untuk pelaksanaan vaksinasi tahap pertama. Dimana, Tenaga Kesehatan (Nakes) menjadi sasaran pertama. Vaksinasi terhadap nakes dilakukan di fasilitas kesehatan se Kabupaten Sumbawa.

Baca juga:  Pemda KS Dan KSB Kembali Bertemu Bahas Deviden PT. NNT

“Untuk tahap pertama untuk nakes yang tersebar di fasilitas kesehatan yang ada. Besok tanggal 2 Februari kita akan melakukan pencanangan yang melibatkan Forkopimda, Asistes, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Perwakilan Pemuda, Perwakilan Perempuan. Walaupun pencanangan untuk 10 orang, ternyara yang mau ikut hampir mencapai 20 orang,” jelasnya.

Untuk pendistribusian ke Fasilitas Kesehatan, dijadwalkan dimulai hari Minggi 31 Januari mendatang. “Distribusi ke puskesmas antara hari Minggu, Senin dan seterusnya. Karena pencanangannya nanti itu tanggal 2 Februari bisa diikuti oleh nakes di seluruh faskes masing-masing. Didistribusikan tahapan awal separuh dari jumlah yang kita terima. Sasaran nakes yang berhasil kita himpun 3.160 dosis dulu. Walaupun kita terima 6.400, karena akan diberikan kembali 14 hari kemudian. Kita punya cukup stok dan masih ada kelebihan 80 dosis,” terangnya.

Didi berharap, pelaksanaan vaksinasi tahap pertama bisa tuntas bulan Februari. Kemudian tahap selanjutnya menyasar TNI, Polri, dan ASN yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat. Tahap ini diperkirakan tuntas Maret mendatang. Terakhir vaksinasi menyasar masyarakat umum.

Baca juga:  Obat Ranitidin di Sumbawa Belum Ditarik

“Untuk nakes ditahap awal perkiraan februari kita selsaikan. Kemudian menyasar TNI Polri serta ASN. Nanti TNI Polri, Maret selesai, baru kita garap sasaran yang lebih besar masyarakat umum,” pungkasnya. (KS/aly/*)