oleh

Perayaan HUT Sumbawa Ke-62 Direncanakan Sederhana

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Peringatan HUT Kabupaten Sumbawa ke 62 tahun, pada 22 Januari 2020 direncanakan akan dilakukan secara sederhana.

Berbegai kegitaan rangkain yang biasa dilaksanakan pada tahun-tanun sebelumnya kita ditiadakan. Termasuk Kirap Pataka Lambang Sumbawa yang diarak keliling 24 Kecamatan.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sumbawa – Lalu Suharmaji Kertawijaya., mengatakan, Pemkab Sumbawa telah panitia inti untuk mempersiapkan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Sumbawa ke 62 ini. Dalam waktu dekat, panita akan melaksanakan rapat panitia guna membahas kegiatan tersebut.

“kami Pemkab Sumbawa sudah menyiapkan panitia yang intinya kami akan melaksanakan dengan kegiatan yang sangat sederhana. Saat ini panitia dari masing-masing koordinator sedang melaksanakan rapat koordinasi dalam rangka persiapan,” ungkapnya kepada wartawan, Kamis (14/01/2020) di ruang kerjanya.

Disebutkannya, ada beberapa alasan peringatan HUT Sumbawa ini dilakukan secara sederhana. Salah satunya karena Kabupaten Sumbawa saat ini berstatus zona merah covid-19.

“Mengingat pertama kondisi Kabupaten Sumbawa yang sampai saat ini masih zona merah covid-19. Kedua terkait dengan bagaimana kita edukasi masyarakat agar covid ini bisa segara berakhir di zona merah sumbawa,” jelasnya.

Terhadap hal ini pun, pihaknya suda menyusun rencana kegiatan yang sifatnya sangat sederhana. Diantaranya zoom meeting bersama para Camat, memberikan edukasi masyarakat agar melakukan gotong royong, dan membagikan masker kepada masyarakat.

“Terakhir kegiatan kita nanti ada syukuran. Artian dalam sifatnya nanti kebetulan tanggal 22 januari tepat jatuh di hari Jum’at, kita siapkan khusus khotbah Jum’at isinya nanti terkait dengan HUT Sumbawa dan untuk kita berdo’a bersama-sama agar covid segera berkurang bahkan bisa berakhir di Sumbawa,” imbuhnya.

Sementara untuk kirab pataka lambang Kabupaten Sumbawa di 24 Kecamatan juga ditiadakan. Hal ini untuk menghindari adanya kerumunan masyarakat.

“Pataka tidak ada karena kondisi kita tidak mungkin melakukan kerumunan dan sebagainnya. Intinya kita bersyukur Sumbawa sudah berusia 62 tahun dan kita tetap diberikan kekuatan oleh Allah dalam meneruskan perjuangan daripada seluruh masyarakat Sumbawa,” pungkasnya. (KS/aly)

iklaniklan

Komentar