oleh

Tokoh Agama Salut dengan Program Jarot Mokhlis

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Margib Mengaji merupakan salah satu prorgam yang direncanakan oleh Pasangan Jarot-Mokhlis, jika menjadi Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, periode 2020-2024.

Program tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Karena program keagamaan ini dinilai sangat kental dengan kebiasaan masyarakat Sumbawa yang mayorotanya muslim pada zaman dulu. Namun, dengan permebangan zaman, kebiasaan itu perlahan ditinggalkan.

Haji M Yasin seorang tokoh agama di Desa Ngeru, Kecamatan Moyo Hilir, mengaku sangat tertarik dan merasa salut dengan program magrib mengaji yang direncanakan oleh pasangan Jarot – Mokhlis. Ia mengungkapkan, program tersebut, telah sejak lama dikampanyekan oleh Ir. Mokhlis. Dari ia (Mokhlis-red) menjadi pagawai pemerintahan, menjadi caleg, hingga sekarang maju menjadi colon Wakil Bupati Sumbawa, pada Pilkada tahun 2020 ini.

“kami sebagai pemuka agama tertarik dengan program margib mengaji. Dari dulu pak Mokhlis mengkampanyekan magrib mengaji dan isya membaca,” ungkapnya.

Jika pasangan nomor urut 5 ini menang pada Pilkada 9 Desember mendatang, dirinya berharap agar pemerintahan Jarot-Mokhlis, bisa memperbaiki fasilitas keagamaan khususnya tempat belajar mengaji serta melengkapi fasilitasnya, memberi pelatihan kepada para guru ngaji yang ada di Desa-desa, serta membentuk majlis taklim di setiap Desa. “semoga apa yang mereka berdua hajatkan dapat dimudahkan oleh Allah,” harapnya.

Terkait adanya insentif bagi guru ngaji, ia mengaku tidak terlalu memikirkannya. Sebab kata dia, merupakan kewajiban mengajarkan agama kepada sesama manusia. Khususnya mengajarkan Al-Qur’an.

“kita tidak pikir kesana (insentif-red). Karena ini kewajiban kita untuk mengajar ngaji kepada anak-anak kita. Semua kita ajarkan, mengaji, tata cara sholat wajib bahkan hingga sholat jenazah. Jadi, semoga Jarot-Mokhlis menang,” pungkasnya. (KS/aly)