oleh

Debat Pertama, Rafiq : yang Lain Masih Rencana, Husni Sudah Kerjakan

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Lima Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, mengikuti debat publik tahap pertama yang digelar oleh KPU setempat, Rabu (28/10/2020) kemarin di Aula Hotel Sernu, Sumbawa.

Khusus Paslon nomor urut 1 H. M. Husni Djibril, B.Sc dengan Dr. H. Muhammad Ikhsan, M.Pd, (Husni – Ikhsan) tampil sangat baik dan menguasai semua materi debat yang disiapkan oleh panelis maupun pertanyaan yang dilontarkan oleh Paslon lain kepada mereka.

iklan

Abdul Rafiq, SH, Ketua Dewan Penasehat Pasangan Husni – Ikhsan menilai, isu-isu strategis yang muncul pada debat tersebut biasa-biasa saja. Sebab kata dia, semua itu sudah dilakukan oleh Husni Djibril, tinggal sempurnakan dan dilanjutkan saja. Sementara paslon lain baru merencanakan.

“Saya kira isu strategis yang ditanyakan tadi biasa saja. Nomor 1 yang ditanyakan tadi sudah pernah dilakukan. Apa yang ditanyakan ke paslon nomor 1 itu sudah dikerjakan tinggal kita sempurnakan saja,” ungkapnya.

Menurut Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa ini, mementum debat paslon ini, masyarakat bisa menilai visi misi yang sampaikan oleh masing-masing Paslon. Rafiq berharap, debat ini bisa membuka pemahaman tentang siapa paslon yang layak dipilih untuk mempimpin Sumbawa ke depan.

Baca juga:  Satdamkar Akan Kembalikan Tiga Unit Kendaraan

“Kalau saya sebagai ketua dewan penasehat pasangan nomor 1 tentu berharap pasangan ini yang akan menang. Pak Husni Djibril sudah bekerja, sudah berhasil tinggal kita maskimalkan lagi. Kalau yang lain masih rencana. Masyarakat bisa menilai,” tegasnya.

Sementara itu, H. Husni Djibri dalam debat tersebut menyampaikan, selama kepemimpinannya, Pemerintahan ini mendapat satu kenyataan yang tidak bisa dibantahkan. Yakni perubahan Sumbawa yang lebih baik. Sehingga menurutnya, perubahan itu menjadi modal penting untuk memantapkan Sumbawa Hebat pada tahun 2024.

“Beringin Sila, RSUD baru, pembangunan Pasar Seketeng, Pasar Kecamatan, revitalisasi puskesmas 26 unit, serta peningkatan status rawat inap terakreditasi dan menjadi BLUD, pembangunan akses jalan dan jembatan, pabrik pengolahan garam dan rumput laut, Pelabuhan dan KEK Teluk Santong dan masih banyak lagi. Bahkan program Krabat untuk melawan rentenir sudah diduplikasi menjadi Mawar Emas oleh pemprov NTB. Alhamdulillah Sumbawa telah menginspirasi dan menjadi percontohan di NTB. Capaian pembangunan lima tahun jika saya sebutkan satu peratu mungkin butuh waktu 24 jam. Saya yakin dan percaya pembangunan di seluruh bidang telah dihadirkan di Sumbawa.” ungkapnya.

Baca juga:  Terima Apresiasi Pajak, Bupati Imbau Jaga Kondusifitas dan Investasi

Husni mengakui, apa yang telah dilakukan selama ini memang masih ada yang belum tuntas. Sehingga dirinya merasa bertanggung jawab secara moral dan politik untuk melanjutkan dan menetapka, Sumbawa Hebat pada tahun 2024 yang dipandu dengan visi terwujudnya Sumbawa yang berdaya saing, mandiri dan berkepribadian berlandaskan semangat gotong royong dalam tatanan normal baru.

Visi tersebut tambahnya, akan diwujudkan melalui enam misi dengan Sembilan agenda prioritas yakni, memantapkan pembangunan kualitas hidup masyarakat, memantapkan perlindungan masyarakat miskin dan penyandang disabilitas secara terpadu dan kolaboratif.

Kemudian, Memantapkan pembangunan infrastruktur. Memantapkan industrialisasi daerah. Mengaktualisasi sumber daya berbasis daya dukung lingkungan dan teknologi. Memantapkan kemajuan kebudayaan daerah. Mentranspormasikan model dan pola perencanaan penganggaran akuntabilitas dan tata kelola pembangunan daerah. Memantapkan pelayanan public. Serta memantapkan kemampuan daerah. (KS/aly)