oleh

Peran Kampung Sehat Tekan Penyebaran Covid-19 di Sumbawa

Sumbawa – Selasa, (27/10) siang, Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra, SIK., menjadi pembicara pada Talk Show Bicang Inews Mataram, dengan tema Tekan Sebaran Covid-19 Melalui Kampung Sehat, melalui Zoom Meeting dan disiarkan Live di akun facebook I News tv Mataram
Youtube Official iNews Mataram.

Selain Kapolres, hadir sebagai narasumber Dir. Binmas Polda NTB – Kombes Pol Benny Basir Warmansyah, S.I.K., Kapolres Lombok Utara – AKBP Feri Jaya Satriansyah, S.IK., dan Sekda Lombok Timur – Drs. H. M. Juaini Taofik, M.Ap. Talk Show oleh Host Vinka Andini dan Dita Rahayu.

iklan

Dalam penyampaikannya, Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra, S.IK., mengatakan, di Kabupaten Sumbawa, ada Dua Desa dan Satu Kelurahan yang mengikuti Lomba Kampung Sehat tingkat Provinsi NTB. Yakni Desa Moyo, Kecamatan Moyo Hilir, Desa Pernek Kecamatan Moyo Hulu, dan Kelurahan Samapuin, Kecamatan Sumbawa.

Disampaikan, di Kabupaten Sumbawa sendiri khususnya perkembangan Covid-19 memang sangat erat dengan pelaksanaan Lomba Kampung Sehat. Dari 157 Desa/Kelurahan di Kabupaten Sumbawa, sebanyak 48 Desa/Kelurahan yang diikutkan Lomba Kampung Sehat.

Baca juga:  SDN Marga Kemalingan, Kerugian Capai Belasan Juta Rupiah

Namun lanjut Kapolres, di beberapa Desa yang ikut serta tersebut, Lomba Kampung Sehat ini tidak hanya untuk lomba saja tetapi beberapa kultur budaya masyarakat khususnya mencuci tangan sudah menjadi kebiasa sejak dulu jauh sebelum adanya Covid-19. Sebab masyarakat Sumbawa mempunyai kebiasa mencici tangan sebelum masuk ke dalam rumah.

“Memang ada beberapa kultur budaya sumbawa itu khusus cuci tangan sebenarnya masing-masing rumah sudah punya, didepan rumahnya disediakan tempat cuci tangan dari kendi tanah liat,” jelas Kapolres.

Kemudian terkait kegiatan kesehatan, sebelumnya juga beberapa desa telah melaksanakan program sanitasi total bernasis masyarakat, kampung KB. Semua program tersebut sudah berjalan dan bersinergi. Sehingga tinggal diarahkan saja untuk penaganan covid-19.

“itu sudah ada semuanya bersinergi, kita mengarahkan saja. Paling kita tekankan adalah penggunaan masker, cuci tangan dan menjaga jarak,” terangnya.

Kaitan dengan pangan lanjutnya, masyarakat terbiasa memanfaatkan pekarangan rumah maupun tanah kosong untuk menanam tanaman yang bisa di konsumsi. Sehingga ketahanan pangan masyarakat bisa terjaga ditengah pandemi ini.

Baca juga:  Cegah Kecelakaan, Sat Lantas Polres Sumbawa Tambal Jalan Berlubang

Selanjutanya terkait kedisiplinan masyarakat, Lomba Kampung Sehat ini sangat berpengaruh terhadap kedisiplinan masyarakat. Dimana masyakat mulai terbiasa dengan penerapan protokol kesehatan terutama menggunakan masker, cuci tangan, menjaga jarak dan tidak berkerumun.

“Kalau kaitan dengan covid, memang jelas ada dampak. Jadi yang jelas tidak fokus pada penurunan tapi pada perlakuan dan penanganan. Saat diawal masyarakat mendengar Covid seperti aib, tapi dengan adanya kampung sehat masyarakat menjadi lebih sadar. Masyarakat secara sukarela datang ke rumah sakit untuk diperiksa,” pungkasnya. (KS)