oleh

Hari Pertama, Puluhan Pengendara Terjaring Operasi Zebra Rinjani

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Satlantas Polres Sumbawa mulai menggelar Operasi Zebara Rinjani Tahun 2020. Hari pertama, Senin (26/10/2020) puluhan pengendara terjaring. Para pelanggar diberi sanksi teguran hingga tilang.

Kasat Lantas Polres Sumbawa Iptu Samsul Hilal, SH ditemui usai kegiatan mengatakan, selain menindak pelanggar lalu lintas, pada Operasi ini juga menindak pengendara yang melanggar protokol kesehatan penanganan Covid-19.

iklan

“Hari pertama, terjaring sebanyak 21 pelanggar lalu lintas didominasi Pelanggar Tidak Memakai Helm, Safety Belt, kelengkapan teknis kendaraan, serta Mobil Pick Up yang mengangkut orang. Sedangkan pelanggar protokol kesehatan hanya dua orang dan diberikan sanksi push up,” ungkap Kasat.

Dijelaskan, Operasi Zebra yang akan digelar selama dua minggu kedepan hingga 08 Noverber 2020 mendatang. Adapun tujuan operasi ini untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas, mengurangi pelanggaran hingga kemacetan sehingga terciptanya Kemanan, Keselamatan dan Kelancaran Lalu Lintas (KAMSELTIBCARLANTAS) di wilayah Hukum Polres Sumbawa.

Baca juga:  Kasus Rumah Adat KSB, Jaksa Periksa Para Pihak

Selain itu juga, untuk memastikan pelaksanaan Pilkada serentak dapat terlaksana tanpa melanggar aturan Lalu Lintas dan protokol kesehatan. Seperti berkerumunnya masa pendukung maupun tidak melaksanakan Konvoi.

Adapun sasaran pelanggaran prioritas pada operasi ini yakni, tidak menggunakan helm SNI, menggunakan HP saat berkendara, tidak menggunakan sabuk pengaman, knalpot brong/recing, kelebihan muatan, bonceng tiga, melawan arus dan over dimensi.

Selain delapan pelanggaran prioritas tersebut, pelanggar protokol kesehatan Covid-19 seperti tidak menggunakan masker, juga akan ditindak pada operasi zebra ini.

Untuk lokasi tambah Kasat, Operasi ini tidak hanya digelar di dalam Kota saja, juga diluar kota. Untuk waktu akan disesuaikan. “Lokasi dan waktu tidak mungkin kami bocorkan. Intinya masyarakat harus melengkapkan diri untuk berkendara. Ini sudah kita sosialisasikan jauh hari sebelumnya,” pungkasnya. (KS/aly)