oleh

Koperasi Pemasaran Anak Nelayan Bajo Siap Pasarkan Garam MJ

-Ekonomi-65 views

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Keberhasilan TIM PPDM UNSA melalui Program Pemberdayaan Desa Mitra (PPDM) pada pembiayaan tahun kedua di Desa Labuhan Bajo adalah dengan berhasilnya membentuk Organisasi Koperasi dengan nama “Koperasi Pemasaran Anak Nelayan Bajo”, yang telah berbadan hukum dibuktikan dengan telah terbitnya Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor: AHU-0005620.AH.01.26.TAHUN 2020 tentang Pengesahan Pendirian Badan Hukum Koperasi Pemasaran Anak Nelayan Bajo.

Hadir pada saat penyerahan Akta Notaris tersebut Kabid Koperasi Diskoperindag Kab. Sumbawa, Kepala Desa Labuhan Bajo, Tim PPDM yang terdiri dari: Dedi Syafikri, M.Si, Dwi Mardhia, M.Sc, Nining Andriani, M.Pd, Fahmi Yahya, M.Pd, serta para pengurus dan semua anggota Koperasi.

iklan

Nining Andriani, M.Pd anggota dari Tim PPDM yang membidangi Koperasi, mengatakan, koperasi ini adalah salah satu koperasi berbadan hukum yang pertama hadir di Desa Labuhan Bajo. Diharapkan koperasi ini akan membawa manfaat yang signifikan terhadap kamaslahatan warga desa Labuhan Bajo.

“Karena di Desa Labuhan Bajo ada potensi besar yang harus diakomodir dalam wadah koperasi. Misalnya hasil dari produksi garam dan hasil dari penangkapan ikan, Hasil dari produksi garam sebelum dipasarkan dapat diolah terlebih dahulu oleh koperasi menjadi garam beryudium, selanjutnya dikemas sedemikian rupa sehingga menjadi kemasan yang cantik yang dapat menarik perhatian pelanggan. Begitu juga dengan hasil tangkapan ikan nelayan, bisa diolah dulu dalam koperasi menjadi abon maupun ikan kering yang dapat dismpan lebih lama dan dapat dijual dengan harga yang cukup memadai,” jelasnya.

Baca juga:  Hari Pahlawan Momentum Petani Jadi Pahlawan Jagung

Ketua Tim PPDM menyampaikan pula bahwa, dengan adanya wadah organisasi koperasi ini, diharapkan juga semangat kerja dari anggota koperasi menjadi lebih baik. Tidak menutup kemungkinan dengan telah terbentuknya koperasi tersebut, pemerintah akan memperhatikan eksistensi dari setiap kegiatan yang ada di dalam koperasi tersebut. Sehingga pemerintah daerah maupun pusat bisa mengalokasikan bantuan berupa dana ataupun alat-alat yang dapat membantu dalam kegiatan usaha dari Koperasi Pemasaran Anak Nelayan Bajo ini.

Masih dalam kesempatan yang sama TIM PPDM juga menyerahkan bantuan berupa peralatan pengemasan lengkap, peralatan iodidasi garam, desain kemasan dan merk dagang garam beryodium kepada Ketua Koperasi Pemasaran Anak Nelayan Bajo. Tentunya hal ini membuat semua warga desa labuhan bajo, terutama anggota dan pengurus koperasi yang hadir pada saat itu merasa bersyukur dan bangga sekali.

Baca juga:  Tidak Digaji Tiga Bulan, Karyawan PT Pattindo Datangi Disnakertrans

Hal ini langsung diungkapkan oleh kepala desa labuhan bajo, Ramli Ahmad menyampaikan rasa bersyukur dan bangga desanya menjadi desa binaan UNSA, sehingga banyak sekali manfaat yang dirasakan dalam 2 tahun ini selama Program PPDM ini ada di desanya.

Dan mereka berharap Program ini akan berlanjut terus sampai tahun selanjutnya supaya desanya menjadi desa yang kreatif dan produktif beda dari desa lainnya. Rusmin Nuryadin selaku ketua koperasi mengatakan garam MJ siap beredar di pasaran. (KS/)