oleh

Proyek SPAM Ai Ngelar Ditargetkan Tuntas Akhir Tahun 2020

Sumbawa Besar, KabarSumbawa.com – Proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Ai Ngelar ditargetkan tuntas akhir tahun ini. Proyek yang anggarannya bersumber dari APBN itu, saat ini progres pembangunannya mencapai 80 persen.

Hal ini disampaikan oleh Kabag Pembangunan Setda Sumbawa, Usman Yusuf kepada wartawan di ruang kerjanya.

iklan kampanye

Disampaikan, beberapa waktu lalu dirinya telah berkunjung ke lokasi pembangunan SPAM Ai Ngelar. Dari pengecekan jalur menuju lokasi intik atau pusat penampungan air sudah bisa dilalui mobil. Karena pihak proyek sudah membuka jalan yang cukup lebar menggunakan alat berat. Jalur menuju bak penampung juga sudah dibuat dan intik sudah selesai dikerjakan 100 persen. Intik ini mempunyai bentangan 24 meter.

Baca juga:  Wabup Sumbawa Buka Kegiatan TMMD Ke-97 Di Desa Baru Tahan

Pihaknya juga mengecek jalur pipa dari intik ke reservoir (bak besar untuk menampung air) dan Instalasi Pengolahan Air (IPA). Pipa yang sudah terpasang saat ini sekitar 4 kilometer dari 8 kilometer menuju reservoir.

“Alhamdulillah tahapan pekerjaan secara keseluruhan progresnya sudah 80 persen menurut info dari PPK. Sisa 20 persen itu termasuk penanaman pipa, pembangunan reservoir dan IPA. Pembangunan reservoir dan IPA tahapannya baru pada saat pembesian,” ujarnya, Senin (05/10/2020).

Dari pengecekan yang dilakukan, selain melihat kondisi proyek dan progres, juga ingin memastikan tidak ada kendala dalam pelaksanaan. Baik terhadap status lahan maupun tanggapan masyrakat. Dengan kondisi yang ada pihaknya optimis pengerjaan dapat dituntaskan Desember mendatang. Mengingat, seluruh material terkait proyek sudah berada di lokasi seperti pipa. Tenaga kerja juga tersedia dengan baik tidak ada kendala.

Baca juga:  Pemda Sumbawa Bangun Komitmen BABS di Tahun 2020

“Insya Allah selesai Desember 2020 ini,” Dengan terbangun SPAM Ai Ngelar ini, nantinya akan menambah sumber air baku PDAM. Debit airnya juga lebih besar, sehingga dapt menjangkau lebih banyak pelanggan PDAM,” pungkasnya. (KS/aly)

iklan debat