oleh

Budidaya Jamur Tiram Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

Sumbawa Besar, KabarSumbawa.com – Pandemi Covid-19 yang mewabah tidak menghantikan masyarakat untuk terus beraktifitas dan berprodikasi, meski hanya di rumah saja. Seperti yang dilakukan oleh Sujito, warga Panca Warga, Desa Labuhan Sumbawa, Kecamatan Labuhan Badas, ia memanfaatkan lahan kosong miliknya sebagai tempat membudidayakan jarmur tiram. Hasil budidayanya pun mendapat banyak pesanan dari penikmat jamur.

Sujito mengaku jika hasil budidaya jamur tiram yang digelutinya lumayan
Menguntungkan. Terlebih ditengah pandemi yang serba terbatas ini. “setiap hari jamur tiram dipanen, biasanya mencapai 8 kg, per kilonya dijual seharga Rp. 35.000” ucap Sujito.

iklan kampanye

Kerena jamur hasil budidayanya ini cukup diminati oleh masyarakat, ia berencana akan memperlebar dan menambah media pembudi daya jamur ini. Mengingat, nasih terdapat sisa lahan yang bisa dimanfaatkan.

Baca juga:  Dirjen PKTrans dan Bupati Sumbawa Bahas Tindak Lanjut Pemanfaatan Limbah Jagung

“Alhamdulillah, pandemi ini membawa berkah asalkan kita tetap berusaha”, ungkapnya.

Kapolres Sumbawa, melalui Kasubag Humas Iptu Sumardi, S.Sos., menyampaikan, Panca Warga merupakan salah satu Kampung Sehat binaan Polres Sumbawa. Adanya budidaya jamur tiram yang dilakukan oleh Sujito, dirinya sangat mengapresiasi.

Menurutnya kegiatan tersebut menjadi aktifitas masyarakat dalam rangka menjaga ketahanan pangan dimasa adaptasi kenormalan baru. Sehingga membatu prekonomian masyarakat. (KS/aly)