oleh

Pembangunan Puskesmas Ropang Dilanjutkan 2021

Sumbawa Besar, KabarSumbawa.com – Pemerintah Kabupaten Sumbawa, memastikan pembangunan pembangunan puskesmas Ropang akan dilanjutkan pada tahun 2021 mendatang. Pemerintah melalui Bagian Pembanguan Setda Sumbawa, telah melaksanakan rapat koordinasi bersama semua pihak terkait membahan kelanjutan pembangunannya.

“Jadi secara khusus pak bupati meminta kita untuk berkoordinasi dan mengambil langkah-langkah strategis untuk memastikan pembangunan lanjutan terhadap Puskesmas Ropang bisa segera dilaksanakan. Kita sudah melaksanakan rapat bersama Sekda Sumbawa, Inspektorat, BPKAD, bagian pembangunan, bagian hukum dan dikes Sumbawa,” kata Kabag Pembangunan Setda Sumbawa Usman Yusuf, Kamis (17/09/2020) kepada wartawan di ruang kerjanya.

iklan kampanye

Usman menjelaskan, sesuai hasil rapat tersebut, terdapat sisa anggaran dari kontrak proyek sekitar Rp 2,1 miliar yang ada di kas daerah. Selain itu pihak ketiga (rekanan red) juga masih mempunyai kewajiban untuk mengembalikan kerugian sebesar Rp 1,8 miliar. Sampai saat ini belum dilakukan pengembalian. Dengan anggaran yang tersisa, Pemda akan mengupayakan terlaksanya kelanjutan pembangunan.

Lanjut Usman, untuk lanjutan pembangunan Puskesmas Ropang, Dikes Sumbawa akan mengusulkan anggaran sesuai dengan review perencanaan dan RAB yang mungkin akan segera dilaksanakan di awal tahun 2021. Jadi sisa pekerjaan yang belum diselesaikan akan diselesaikan dengan menggunakan anggaran yang tersisa dari sisa itu dan mungkin dicarikan sumber lain dari APBD.

Baca juga:  Wabup Sumbawa Lantik Pengurus Komda PGPKT Sumbawa

“Jadi dipastikan puskesmas itu akan dilanjutkan. Tentu ada satu unsur yang harus dipenuhi dengan konsultasi dengan pihak kepolisian. Itu sudah dilakukan Dikes Sumbawa dan pada prinsipnya pak Kapolres memberikan persetujuan selama itu dengan hajat untuk memaksimalkan pelayanan silahkan untuk dilanjutkan kembali terutama menyelesaikan penataan halaman, renovasi berupa penyempurnaan bagian-bagian rumah dinas untuk dialihfungsikan sementara,” jelasnya.

Kemudian, untuk memastikan layanan puskesmas Ropang itu tidak terganggu akan dilakukan beberapa pembenahan lingkungan yang ada di sana. Termasuk fasilitas yang sudah ada di sana yaitu rumah dinas yang dibangun di sana akan direkayasa ulang untuk bisa menjadi ruang pelayanan sementara. Serta ada penataan halaman dan akses jalan masuk melalui APBD Perubahan. Sehingga di awal tahun atau akhir tahun Puskesmas Ropang yang selama ini layanannya sedikit terganggu akan bisa beroperasi secara maksimal dengan fasilitas yang ada. Itu akan dianggarkan melalui APBD Perubahan Tahun 2020.

Baca juga:  Wabup Apresiasi Kinerja AKBP. Muhammad, SIK

Sambil menunggu pembangunan rampung kata Usaman, pelayanan kesehatan masyarakat yang sebelumnya sempat terganggu dipastikan berjalan optimal akhir tahun 2020 ini. Adapun untuk pelayanan, akan dimanfaatkan bangunan yang tidak sempat dibongkar dan rumah dinas yang telah dibangun.

Ditambahkan, proyek Puskesmas ini, dikerjakan tahun 2019 lalu menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Afirmasi Kemenkes. Namun hingga berakhir masa kontrak, proyek ini tidak bisa dituntaskan. Dari pembayaran yang dilakukan, progres pengerjaan mencapai 65 persen. Tetapi berdasarkan pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), progres yang ada hanya 53 persen. Sehingga dari hitungan, terdapat kerugian yang harus dikembalikan oleh pelaksana. Terhadap sisa pengerjaan inilah yang akan dilanjutkan di tahun 2021. Selain dari sisa anggaran dan pengembalian, tambahan anggaran juga akan dianggarkan melalui APBD.

“Kan sudah 53 persen, sisa sekitar 47 persen itu yang akan dianggarkan kembali tahun 2021 dengan anggaran sisa plus tambahan dari APBD,” pungkasnya. (KS/aly)