oleh

Dalmas Polres Sumbawa Salurkan Air Bersih di Desa Kukin

Sumbawa Besar, KabarSumbawa.com – Polres, terus melakukan penyaluran air bersih kepada warga terdampak. Kali ini, air bersih sebanyak 5000 liter tersebut disalurkan di Dusun Untir Emas, Desa Kukin, Kecamatan Moyo Utara, Kamis (17/09/2020).

Penyaluran dilakukan oleh Anggota Dalmas Sat Sabhara, besrama Babhinkamtibmas dan Babinsa dipimpin oleh Kasat Sabhara Iptu Mulyadi SH. Air dianggut menggunakan AWC milik Polres Sumbawa.

iklan kampanye

“ini penyaluran yang kesekian kalinya. Kami dari Polres Sumbawa akan terus melakukan penyaluran air bersih kapada warga terdampak kekeringan. Semoga bisa bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 42 Desa di Kabupaten Sumbawa sedang mengalami krisis air bersih. Puluhan desa yang tersebar di 17 Kecamatan. Puluhan Desa dimaksud yakni Desa Serading di Kecamatan Moyo Hilir, Desa Lopok, Desa Lopok Dalam dan Desa Tatede di Kecamatan Lopok, Desa Mata dan Desa Tolo’i di Kecamatan Tarano, Desa Merpe, Desa Batu Putih, Desa Sinar Jaya dan Desa Teluk Santong di Kecamatan Plampang, Desa Boal di Kecamatan Empang, Desa Labangka 1, Desa Labangka 2 dan Desa Labangka 3 di Kecamatan Labangka.

Baca juga:  Filantra Berikan Bantuan APD untuk Nakes Covid di Sumbawa

Kemudian Desa Maman, Desa Pernek, Desa Mokong, Desa Marga Karya, Desa Semamung, Desa Lito dan Desa Brang Rea di Kecamatan Moyo Hulu, Desa Lape, Desa Hijrah di Kecamatan Lape, Desa Luk Karya di Kecamatan Rhee, Desa Mapin Kebak dan Desa Mapin Beru di Kecamatan Alas Barat, Desa Baru, Desa Pungkit, Desa Kukin, Desa Sebewe, Desa Ai Bari dan Desa Ai Limung di Kecamatan Moyo Utara, Desa Lenangguar di Kecamatan Lenangguar, Desa Pelat dan Desa Klungkung di Kecamatan Unter Iwes, Desa Labuhan Bajo di Kecamatan Utan, di Pulau Kaung di Kecamatan Buer, Pulau Bungin dan Desa Labuhan Alas di Kecamatan Alas serta Desa Labuhan Badas di Kecamatan Labuhan Badas.

Baca juga:  Kuota Jamaah Haji Sumbawa Tahun 2018 Bertambah 20 Persen

Terhadap kondisi ini, Pemerintah setempat melali Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) telah mengusulkan anggaran penanganan air bersih ke Pemerintah Provinsi. (KS/aly)