oleh

Warga Ai Beta Dapat Sarana Air Bersih Dari Filantra Bersama Sonam Group

Sumbawa Besar, KabarSumbawa.com – Filantra bersama Sonam Group dan SharingHappiness.org berkolaborasi dalam Program Bantuan Air Bersih untuk Warga Ai Beta yang diresmikan pada Minggu (13/9). Krisis air bersih yang melanda sejumlah daerah menjadi permasalahan serius bagi kelangsungan hidup masyarakat setempat. Hal tersebut pula yang dirasakan warga Dusun Ai Beta, Desa Kerato, Kecamatan Unter Iwis, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Warga Ai Beta harus menempuh jarak 13 kilometer untuk menuju sumber air dengan berbekal jeriken. Setiap pekan setidaknya warga Ai Beta harus tiga kali bolak-balik menempuh jarak total sejauh 78 KM hanya untuk medapatkan air yang mereka butuhkan untuk keperluan sehari-hari.

iklan

Program ini berhasil mendatangkan air bersih untuk warga melalui metode pipanisasi dengan mengalirkan air bersih dari sungai Ai Beta yang dialirkan menuju lokasi sekitar perumahan warga. Kini warga hanya cukup berjalan puluhan meter saja untuk bisa mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari-hari.

Baca juga:  Sang Kapitan Elake Patiloe Manawa Kabaressi, Pulang ke Haribaan Ibu Pertiwi

“Dulu saya harus menempuh jarak berkilo-kilo meter untuk dapat air, sekarang tinggal jalan puluhan meter saja saya bisa dapat air untuk keluarga di rumah. Terima kasih Filantra dan Sonam Group sekarang kita punya air bersih untuk masak dan mencuci.” kata Muis, salah satu warga Dusun Ai Beta.

Asep Nurdin, CEO Filantra menuturkan “Program ini akan kami terus jalankan ke wilayah-wilayah di seluruh indonesia. Harapannya bisa membantu masyarakat yang membutuhkan air bersih. Kami juga ucapkan terima kasih kepada Sonam Group dan SharingHappiness.org atas kolaborasinya”

Program ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) ke- 6 Akses Air Bersih dan Sanitasi (Clean Water and Sanitation). Semoga adanya program ini menjadi cikal bakal bagi terwujudnya akses universal dan adil terhadap air minum yang aman dan terjangkau untuk semua di tahun 2030 kelak. (KS)