oleh

Kasus Meningkat, DPRD Sumbawa Minta Gugus Tugas Tingkatkan Edukasi Masyarakat

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Kasus Covid-19 di Kabupaten Sumbawa, terbilang meningkat. Hampir setiap hari terjadi penambahan kasus positif baru. Hingga, Senin (24/08/2020) sebanyak 146 kasus terkonfirmasi positif, dengan rincian 82 orang sembuh, 4 orang meninggal dunia, dan 60 orang masih positif.

Terhadap perkembangan Covid-19 di Kabupaten Sumbawa, Ketua DPRD setempat, Abdul Rafiq SH, menilai, meningkatnya kasus covid-19 di Kabupaten Sumbawa, disebabkan oleh beberapa faktor. Diantaranya tingkat kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. Termasuk juga mulai dilonggarkan sejumlah pasilitas umum, seperti pejalanan keluar masuk daerah, hingga fasilitas umum lainnya yang sempat di hentikan beberapa waktu lalu.

iklan

“Kan pemerintah kemarin sudah membuka ruang untuk melonggarkan beberapa fasilitas, seperti masjid, pasar, dan beberapa aktivitas lainnya, Cuma diperketat. Seharusnya ketika pemerintah sudah membuka ruang kelonggaran tersebut, itu dibarengi juga dengan tingkat kesadaran masyarakat yang juga harus tinggi untuk menerapkan protokol kesehatan,” jelasnya.

“Ini kan yang saya liat justru terbalik. Ketika pemerintah sudah melonggarkan ini semua, justru tingkat kesadaran masyarakat semakin rendah. Logikanya dengan kita perketat saja kemarin itu juga masih banyak yang positif, apalagi sekarang sudah kita longgarkan dan tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol yang ditetapkan menurun,” lanjutnya.

Baca juga:  Pejabat Jadi “Jeruk Tusuk Jeruk” di Medsos, Sangat Tidak Etis
Data Covid-19 Kabupaten Sumbawa, Senin, 24 Agustus 2020

Menurut Ketua DPC PDIP Sumbawa, pengendalian Covid-19 merupakan tanggung jawab bersama. Masyarakat dan Pemerintah haru berjalan beriringan untuk memutus mata rantai penyebarannya. Namun, kata Rafiq, masih banyak masyarakat yang beranggapan jika Covid-19 ini tidak berbahayi. Sehingga mereka mengabaikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

“Ini jadi masalah. Artinya menurut saya, ini menjadi tanggungjawab kita semua, gugus tugas, masyarakat. Saya juga sering mendengar masyarakat bahwa corona tidak berbahaya. Ini adalah persepsi yang salah menurut saya. Ini harus kita luruskan.,” terangnya.

Terhadap Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumbawa, Rafiq memberikan apresiasi atas upaya yang telah dilakukan selama ini. Menurutnya, Gugus tugas telah bekerja masksimal. Meski demikian, ia meminta kepada gugus tugas agar meninkatkan sosialisasi serta memberi edukasi hingga menyentuh bagian terkecil dari lapisan masyarakat. Ia menegaskan, bahwa DPRD Sumbawa siap memberikan dukungan kepada Gugus Tugas dalam penanggulangan bencana non alam ini.

Baca juga:  Disnakertrans Sumbawa Gelar Job Fair Dan Bazar 2016

“alhamdulillah saya memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah, pak Kapolres, pak Damdim, Kajari, Kepala Pengadilan, Gugus tugas bersama OPD yang sudah mulai bergerak lagi memberikan pemahaman kepada masyarakat dan juga memberikan sanksi kepada masyarakat yang tidak mau menerapkan protokol kesehatan. Gugus tugas sudah bekerja maksimal,” ujarnya.

“Tinggal bagaimana sekarang edukasi, sosialisasi bisa menyentuh bagian terkecil dari lapisan masyarakat. Bentuk dukungan, kami mensupport, bicara anggaran kami secara kelembagaan siap mensupport anggaran gugus tugas. Silahkan berapapun anggaran yang dibutuhkan, kita bisa bicarakan di lembaga,” pungkasnya. (KS/aly)

iklan