oleh

KPU Pastikan Warga Pulau dan Daerah Pedalaman Sumbawa Terdata

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumbawa, memastikan semua warga yang telah memenuhi syarat tercatat dalam daftar pemilih pada Pilkda Sumbawa tahun 2020. Tidak terkecuali warga yang berada di Kepulauan maupun daerah pedalaman.

Demikian disampaikan oleh Ketua Devisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Sumbawa, Muhammad Kaniti, Sabtu (08/08/2020) kepada media ini di ruang kerjanya.

iklan

Ken sapaan akrabnya mengatakan, dirinya secara khusus mendampingi PPDP, PPS, dan PPK melakukan Pencocokam dan Penelitian (Coklit) kepada warga yang berada di Kepulauan dan pedalaman Sumbawa. Seperti di Tete Pulang Ngali, Dusun Labuhan Trata, Desa Labuhan Kuris, Kecamtan Lape dan Panco Dusun Mata Timur, Desa Mata, Kecamatan Tarano.

“Dalam rangka memastikan warga yang berada di kepulauan dan pedalaman telah terdaftar dan didata. Kami mendampingi PPDP PPS, PPK menuju lokasi,” ungkapnya.

Baca juga:  Polsek Praya Timur Kawal Ketat Kegiatan Kampanye

Lanjut Ken, pihaknya menempuh perjalanan selama dua jam menggunakan perahu motor menuju ke Tete Pulau Ngali. Disana, terdapat 8 Kepala Keluarga (KK) terdiri dari 15 rumah.

“Disana memang tidak banyak warga yang kami temukan. Namun, mereka merupakan warga negara yang memiliki hak pilih untuk itu kami memastikan hak pilih mereka gunakan saat pencoblosan 9 Desember nanti,” katanya.

Lebih lanjut, warga Tete Pulau Ngali selama ini menggunakan hak pilihnya harus menyebrang laut dari tempat tinggalnya ke Dusun terdekat yakni Dusun Trata menggunakan perahu motor, dengan biaya yang lumayan mahal. “Gambarannya kemarin kami menyewah perahu motor sekitar 500 ribu pulang pergi. Inilah upaya untuk menjaga hak pilih masyarakat,” jelasnya.

Baca juga:  Ketua Umum Partai Gelora Datang ke Sumbawa

“tapi selama ini mereka dibiayai oleh Calon untuk menyebrang menggunakna hak pilihnya. Tapi Pilkada sekarang, kami tidak bisa memastikan akan apakah mereka difasilitasi oleh calon. Yang jelas kami sedang diskusikan mencari jalan keluarnya,” lanjunya.

Ken menambahkan, secara faktual proses coklit sudah mencapai 80 persen lebih. Per tanggal 07 Agustus terdapat 118 pemilih pemula. Ini akan terus diperbahrui sampai akhir Coklit tanggal 13 Agustus. (KS/aly)