by

Kampung Sehat Batu Nisung, Terapkan Sanitasi Berbasis Masyarakat

-Kesehatan-102 views

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Kesehatan masyarakat perlu dijaga agar tidak terkontaminasi dengan wabah segala penyakit, terlebih penyakit menular yang disebabkan oleh virus seperti covid-19 seperti saat ini. disamping menjaga kesehatan warga, kesehatan lingkungan juga penting untuk dijaga. jika warga sehat ditopang lingkungan yang sehat, tentu produktifitas meningkat.

Dusun Batu Nisung, merupakan salah satu dari lima dusun yang berada dalam wilayah Desa Karang Dima yang mengikuti Lomba Kampung Sehat di Kecamatan Labuhan Badas.

Kades Karang Dima Kecamatan Labuhan Badas, Ibrahim Baseri, saat ditemui pada rabu (22/7/2020) mengatakan, di Dusun ini ada sebanyak 40 KK yang menggunakan sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) melalui program Sanitasi Berbasis Masyarakat atau Sanimas. limbah dari masing – masing rumah warga, secara teratur dan terpusat pada satu pembuangan akhir, sehingga tidak ada lagi air limbah penduduk yang mengotori lingkungan setempat.

“penerapan pola seperti ini sejak tahun 2016 lalu, sehingga tidak ada lagi warga yang membuang limbah sembarangan”, ungkap Kades.

Sanimas ini dikelolah oleh KSM Rejeng atau Kelompok masyarakat setempat, jika ada kerusakan atau pemeliharaan akan segera tertangani secara bertanggung jawab oleh kelompok tersebut.

Baca juga:  Bupati dan Walikota Diminta Sosialisasikan Protokol Pengurusan Jenazah Covid-19

“di lokasi tempat pembuangan akhir limbah warga, dimanfaatkan oleh kelompok PKK Desa Karang Dima untukmenanam tanaman sebagai apotik hidup, bahkan ditanami tanaman penawar racun, serta kolam memelihara ikan”, terang Ibrahim Baseri.

Ditempat yang sama, Kasubag Humas Polres Sumbawa, Iptu Sumardi S.Sos didampingi Kapolsub Sektor Labuhan Badas, Ipda Abdul Muis Tajuddin, Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang dikonfirmasi saat melakukan peninjauan Kampung Sehat, mengatakan, dari sektor kesehatan lingkungan desa ini sudah cukup tertata dengan baik sebab telah menerapkan sisyem IPAL melalui Program Sanimas sejak tahun 2016 lalu, ungkap Kasubag Humas.

Menurut Sumardi, kesehatan warga dalam upaya pencegahan covid-19 dengan menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun, serta menjaga jarak untuk menuju adaptasi kebiasaan baru, telah menjadi perilaku masyarakat di sini. bahkan, ditopang dengan kesehatan lingkungan, terangnya.

Selain itu, di wilayah ini terdapat geliat Wisata Seni Budaya yang kerap didatangi wisatawan mancanegara. Produk UMKM berkembang dengan baik, seperti usaha pengemasan madu, usaha kolam ikan air tawar, industri rumah tangga atau home industry, usaha menjahit, dan yang sangat produktif adalah industri batu bata.

Terkait dengan ketahanan pangan, mengingat mayoritas masyarakat disini adalah petani yang menggarap sawah, kebun, dan ladang. karena itu, lahan dan pekarangan warga nyaris tidak ada yang kosong karena dimanfaatkan untuk tanaman sayur serta memelihara ikan dengan kolam terpal.

Baca juga:  Update 05 Mei 2020 Covid-19 NTB, 289 Positif, 55 Sembuh

kemudian keamanan, disini ada Bale Pasatotang sebagai tempat memediasi jika ada persoalan warga. bale pasatotang dikendalikan oleh Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Kades atau tiga pilar serta ronda malam poskamling yang aktif.

jika ada salah satu warga yang pulang dari luar daerah, sangat mudah diketahuinya sebab pemerintah desa bersama dinas kesehatan atau puskesmas memberikan kartu kendali serta menyiapkan rumah isolasi mandiri. (KS)