oleh

Ini Sketsa Wajah Kedua Terduga Pelaku Pemerkosaan di SAMOTA

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Polres Sumbawa akhirnya merilis sketsa wajah kedua terduga pelaku pemerkosaan yang terjadi di wilayah SAMOTA, Kelurahan Brang Biji, Kecamatan Sumbawa, beberapa waktu lalu.

Kapolres Sumbawa, AKBP Widy Saputra, S.IK, dalam Press Release didampingi oleh Kasat Reskrim Iptu Akmal Novian Reza, S.IK., Minggu (28/06/2020) mengatakan, Satreskrim Polres Sumbawa telah berhasil mengidentifikasi wajah kedua terduga pelaku. Sketa wajah tersebut kata dia, berdasarkan hasil keterangan dari saksi dan korban. Hasil keterangan tersebut lanjut Kapolres, kemudian diolah oleh Tim Inafis.

“Saksi melihat dan menyatakan dengan benar bahwa gambar tersebut ada kemiripan kurang lebih 70 persen dengan orang yang diuraikan ciri-cirinya,” terangnya.

Sketsa Wajah Terduga Pelaku

Lanjut Kapolres, apabila masyarakat menemukan orang yang mirip dengan sketsa wajah tersebut, agar melaporkan kepada Polsek terdekat, atau Polres Sumbawa. “Kita harap masyarakat bisa bekerjasama. Kita menjamin kerahasiaan masyarakat yang melapor,” pungkasnya.

Sketsa Wajah Terduga Pelaku

Seperti yang diberitakan sebelumnya, seorang gadis bernama Mawar (Nama Samaran) siswa salah satu sekolah Menengah Atas di Kabupaten Sumbawa, diduga jadi korban pemerkosaan oleh orang tak dikenal. Kedua terduga pelaku melancarkan askinya mengaku sebagai aparat.

Informasi yang diserap oleh media ini, peristiwa itu terjadi pada, Jum’at (12/06/2020) siang di kawasan SAMOTA, Kelurahan Berang Biji, Sumbawa. Saat itu, ia bersama kekasihnya berinisial YD sedang duduk di pinggir pantai di kawasan SAMOTA. Tiba-tiba, seorang penjaga kebun mendatangi keduanya. Dan menanyakan apakah mereka mempunyai hendpone. Namun, Mawar menjawab tidak memiliki handpone.

Baca juga:  Geram, Warga Bakar Rumah Terduga Pencuri Ternak

Tak berepa lama, muncul dua orang laki-laki dari balik batu karang. Keduanya mengaku Intel kepada penjaga kandang. Dan meminta kepada penjaga kandang tersebut untuk menyerahkan kuda ABG ini kepada mereka untuk diproses. Penjaga kandang itu pun pergi meninggalkan dua ABG tersebut bersama aparat gadungan tersebut. Selanjutnya, pasangan kekasih ini diajak oleh terduga pelaku untuk menjauh dari lokasi pertama.

Dua orang yang mengaku Intel ini, kemudian mengajak dua Abg tersebut menjauh dari lokasi pertama. Selanjutnya, terduga pelaku itu meminta YD untuk melepas semua pakaian yang dikenakan. Pakaian tersebut kemudian digunakan untuk mengingat YD. YD kemudian diajak menjauh dari Mawar oleh salah satu terduga.

Sementara, terduga pelaku lainnya, mengancam Mawar dengan menggunakan parang. Karena takut, Mawar hanya bisa pasrah. Terduga pelaku itu kemudian membuka celananya dengan paksa. Di lokasi itu Mawar dipaksa melayani nafsu bejat pria tersebut. Setelah selesai, rekan pria tersebut datang. Untuk bergantian menyetubuhi Mawar. Sementara pria pertama pergi menjaga YD yang masih berada di laut.

Baca juga:  Polisi Amankan 480,96 Gram Sabu dan 99,13 Gram Ganja

Setelah selesai, seorang rekan terduga pelaku lain datang membawa YD ke lokasi tersebut. Di lokasi itu, YD disuruh kembali menggunakan pakaiannya. Keduanya kemudian diajak kembali ke lokasi semula. Kedua pasang Abg ini kemudian ditinggalkan oleh kedua terduga pelaku itu.

Kejadian ini, baru diketahui oleh keluarga Mawar pada Minggu (14/6) dinihari. Saat itu, orang tua gadis malang itu melihat anaknya menangis dan seperti trauma. Kemudian, ibunya menanyakan perihal kondisi itu anaknya itu. Akhirnya, Mawar meceritakan kejadian yang menimpanya itu. Karena kaget, ibunya langsung bercerita kepada ayahnya. Akhirnya, kasus ini dilaporkan ke Polres Sumbawa, Senin (15/06/2020) pagi. (KS/aly)

iklan bkbpp

Komentar

News Feed