oleh

Jelang Verifikasi Faktual, PPS di Sumbawa Lakukan Rapid Test

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Untuk memastikan anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) terbebas dari Covid-19, sebelum pelaksanaan Verifikasi Faktual (Verfak) syarat dukungan bakal calon perseorangan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumbawa bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dikes) setempat melaksanakan Rapid Test kepada seluruh anggota PPS di 24 Kecamatan.

Ketua KPU Sumbawa, M. Mildan, M.Pd., mangatakan, kegiatan dilaksanakan serentak, Sabtu (27/08/2020) di 24 Kecamatan di Kabupaten Sumbawa. Rapid tes dilakukan di Puskesmas masing-masing Kecamatan. Khusus Kecamatan Sumbawa dilakukan di Puskesmas Unit I dan II.

Diterangkan, kegiatan rapid test tersebut dilakukan atas dasar Surat Edaran (SE) KPU RI terkait dengan tahanpan pelaksanaan Verfak syarat dukungan bakal calon perseorangan. Dalam surat tersebut Kata Wildan, wajib melaksanakan rapid tes, dengan tujuan untuk menjaga kesehatan dan keselamat penyelenggara.

Baca juga:  KPU Ajak Media Massa Sukseskan Pilkada Sumbawa 2020

“Inilah salah satu tujuannya. Sehingga, kami sebelum turun melaksanakan verfak kami melaksanakan rafid test bekerjasama dengan Dinas Kesehatan. Hari ini di seluruh Kecamatan. PPS yang akan melaksanakan verfak yang Insya Alah akan dilaksanakan 28 Juni sampai dengan 11 Juli 2020,” terangnya.

Lanjut Wildan, hasilnya nanti apabila ada PPS yang dinyatakan reaktif maka yang bersangkutan akan diminta untuk melakukan isolasi mandiri. Sementara tugasnya akan digantikan oleh Verifikator dari tenaga sekretariat. Jika hasilnya non reaktif sambungnya, maka PPS siap melaksanakan verfak syarat dukungan bakal calon persoerang.

“Apabila teman-teman ada yang reakit, tentu kita akan isolasi mandiri, dan akan digantikan oleh verifikator dari tenanga sekretariat kami. Apabila non reaktif, maka siap melaksanakan Verfak. Kita berharap semuanya dalam keadaan sehat” paparnya.

Baca juga:  KPU Sumbawa Segara Umumkan DPS Kepada Masyarakat

Ditambahkan, proses verfak ini bersifat khusus, mengingat pelaksanaannya ditengah pandemi Covid-19 yang masih mewabah. Jadi, untuk memastikan dukungan bakal calon yang telah diserahkan kepada KPU dan telah lolos verifikasi admistrasi, anggota PPS akan melakukan verifikasi rumah ke rumah atau sistem dor to dor. (KS/aly)

iklan