oleh

Kantor Desa Kerato Kemalingan, Kerungian Capai Puluhan Juta Rupiah

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Kantor Desa Kerato, Kecamatan Unter Iwes, Kabupaten Sumbawa kemalingan, Kamis (18/06/2020) malam. Kerugian mencapai belasan juta rupiah.

Kejadian ini dibenarkan oleh Kepala Desa Kerato, Muhammad Idham, didampingi Ketua BPD Desa Kerato, Safutra Yasin Akbar, Jum’at (19/06/2020) di ruang kerjanya. Dikatakan, kejadian ini pertama kali diketahui oleh salah satu staf kantor Desa Kerato, pagi tadi. Sekitar pukul 07.15 Wita lanjut Kades, staf tersebut datang ke kantor Desa menggunakan sepeda motornya. Kemudian ia memarkirkan motor di depan sekretariat BPD. Setelah itu, ia melihat pintu aula kantor Desa dalam keadaan terbuka lebar. Karega kaget, yang bersangkutan kemudian menghubungi Babhinkamtibmas dan Babinsa Desa setempat.

iklan kampanye

“Dia kaget melihat pintu aula terbuka, kemudian ia hubungi Babhinkamtibmas dan Babinsa. Setelah itu, baru mereka cek ke dalam dan melihat sejumlah barang sudah hilang,” jelasnya.

Baca juga:  Pelaku Pembunuhan dan Pembakaran Terancam Hukuman Mati

“Diperkirakan pencurinya masuk lewat jendela belakang, karena jendelanya terbuka, teralinya dicongkel. Pintu sekretariat juga rusak. Ada bekas dicengkel. Semua barang berharga di dalamnya hilang,” tambahnya.

Adapun barang yang berhasil digondol maling sambungnya, yakni Tiga Unit Laptop, Satu unit kamera digital dan Satu unit proyekor. Atas kejadian ini, diperjirakan kurugian sekitar Rp. 36 juta. Kejadian ini laporkan ke Polres Sumbawa untuk diproses lebih lanjut.

Tambah Kades, kejadian ini tidak menganggu pelayanan di Kantor Desa. Sebab kata dia, file penting yang tersimpan di dalam Laptop yang hilang, juga tersimpan di dalam flashdiks. “Pelayanan tetap jalan seperti biasanya,” tandasnya.

Baca juga:  Pemilik Tanah Bangunan DPPK Pidanakan Pemda

Terpisah, Kapolres Sumbawa dikonfirmasi melalui Paur Humas Aipda Aeny S Purnama, membenarkan adanya laporan tersebut. Dikatakan, kasus ini dalam proses penyelidikan Satreskrim Polres Sumbawa.

“Laporannya sudah kami terima. Saat ini dalam proses penyelidikan,” pungkasnya. (KS/aly)