oleh

Nongkrong di SAMOTA, Gadis Ini Diduga Disetubuhi Aparat Gadungan

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Seorang gadis bernama Mawar (Nama Samaran) siswa salah satu sekolah Menengah Atas di Kabupaten Sumbawa, diduga jadi korban pemerkosaan oleh orang tak dikenal. Kedua terduga pelaku melancarkan askinya mengaku sebagai aparat.

Informasi yang diserap oleh media ini, peristiwa itu terjadi pada, Jum’at (12/06/2020) siang di kawasan SAMOTA, Kelurahan Berang Biji, Sumbawa. Saat itu, ia bersama kekasihnya berinisial YD sedang duduk di pinggir pantai di kawasan SAMOTA. Tiba-tiba, seorang penjaga kebun mendatangi keduanya. Dan menanyakan apakah mereka mempunyai hendpone. Namun, Mawar menjawab tidak memiliki handpone.

Tak berepa lama, muncul dua orang laki-laki dari balik batu karang. Keduanya mengaku Intel kepada penjaga kandang. Dan meminta kepada penjaga kandang tersebut untuk menyerahkan kuda ABG ini kepada mereka untuk diproses. Penjaga kandang itu pun pergi meninggalkan dua ABG tersebut bersama aparat gadungan tersebut. Selanjutnya, pasangan kekasih ini diajak oleh terduga pelaku untuk menjauh dari lokasi pertama.

Dua orang yang mengaku Intel ini, kemudian mengajak dua Abg tersebut menjauh dari lokasi pertama. Selanjutnya, terduga pelaku itu meminta YD untuk melepas semua pakaian yang dikenakan. Pakaian tersebut kemudian digunakan untuk mengingat YD. YD kemudian diajak menjauh dari Mawar oleh salah satu terduga.

Baca juga:  Perampok Bercadar Kembali Beraksi, Uang Tunai Rp. 24 Juta Dibawa Kabur

Sementara, terduga pelaku lainnya, mengancam Mawar dengan menggunakan parang. Karena takut, Mawar hanya bisa pasrah. Terduga pelaku itu kemudian membuka celananya dengan paksa. Di lokasi itu Mawar dipaksa melayani nafsu bejat pria tersebut. Setelah selesai, rekan pria tersebut datang. Untuk bergantian menyetubuhi Mawar. Sementara pria pertama pergi menjaga YD yang masih berada di laut.

Setelah selesai, seorang rekan terduga pelaku lain datang membawa YD ke lokasi tersebut. Di lokasi itu, YD disuruh kembali menggunakan pakaiannya. Keduanya kemudian diajak kembali ke lokasi semula. Kedua pasang Abg ini kemudian ditinggalkan oleh kedua terduga pelaku itu.

Kejadian ini, baru diketahui oleh keluarga Mawar pada Minggu (14/6) dinihari. Saat itu, orang tua gadis malang itu melihat anaknya menangis dan seperti trauma. Kemudian, ibunya menanyakan perihal kondisi itu anaknya itu. Akhirnya, Mawar meceritakan kejadian yang menimpanya itu. Karena kaget, ibunya langsung bercerita kepada ayahnya. Akhirnya, kasus ini dilaporkan ke Polres Sumbawa, Senin (15/06/2020) pagi.

Baca juga:  Bawa Ketapel Panah, Sekelompok Remaja Diamankan Polisi

Kapolres Sumbawa, AKBP Widy Saputra S.IK., ditemui, Kamis (18/06/2020) di Sumbawa, membanarkan kejadian tersebut. Dikatakan, saat ini pihaknya melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim, sedang melakukan pengembangan. Kuda ABG tersebut juga telah diambil keterangan.

“Ini lagi kita dalami dulu. Intinya keluarga sudah melaporkan hari Senin kemarin sore,” kata Kapolres.

Diceritakan, saat kedian, kedua ABG tersebut sedang duduk dipinggir pantai di kawasan SAMOTA. Kemudian, keduanya didatangi oleh dua orang tidak dikenal yang mengaku sebagai Intel. “Memang ada orang datang mau amankan mereka. Malah dikerjain. Kedua terduga pelaku mengaku intel. Informasinya, ciri-ciri pelaku sudah diketahui. Lagi kita dalami modusnya. Lagi dikembangkan sama tim puma,” pungkasnya. (KS/aly)

iklan bkbpp

News Feed