oleh

Dua Pelaku Pemerkosaan Terlibat Kasus Penganiayaan

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Dua dari 12 orang pelaku pemerikosaan terhadap gadis dibawah umur yang terjadi di Kecamatan Moyo Hilir, beberapa waktu lalu, ternyata juga terlibat dalam kasus penganiayaan.

Masing-masing berinisial K (18) dan S (19). Mereka terlibat kasus perampokan dan penganiayaan yang terjadi di Jembatan Samota pada tahun 2019 lalu.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kasat Reskrim Iptu Akmal Novian Reza SIK, pada press release yang digelar, Rabu (22/04/2020) di Polres Sumbawa. Dikatakan, pada kasus penganiayaan tersebut, keduanya ikut membantu dengan cara menendang korban. Kedua pelaku masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Baca juga:  Tawuran, Polisi Amankan Puluhan Pelajar di Sumbawa

“Dua orang pelaku inisial K dan S terlibat kasus penganiayaan yang terjadi di Jembatan Samota tahun lalu,” kata Kasat.

Seperti yang diberitakan sebelumnya,  kasus perampokan dan penganiayaan ini terjadi Kamis, 7 Maret 2019 sekitar pukul 21.30 Wita. Saat itu, korban Sarimin warga Dusun Kaduk, Desa Batu Rotok, Kecamatan Batulanteh bersama pacarnya, Ratni Susilawati (18) duduk di Jembatan Samota.

Selang berapa lama, sejumlah orang tak dikenal menggunakan tiga sepeda motor menghampiri korban dan langsung meminta korban untuk menyerahkan handphonenya. Selanjutnya pelaku mendorong korban hingga terjatuh lalu menyerang korban dengan senjata tajam, dan mengakitabkan koran mengalami luka bacokan di bagian punggung. (KS/aly)

News Feed