oleh

Maklumat MUI Sumbawa, Masjid Diminta Tetap Kumandangkan Adzan

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumbawa mengeluarkan Maklumat tentang Penyelenggaraan Ibadah Dalam Situasi Wabah Virus Corona (Covid-19).

Ketua MUI Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag, Rabu (08/04/2020) mengatakan, maklumat tersebut mempertimbangan, Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 14 Tahun 2020, tanggal 21 Rajab 1441 M/16 Maret 2020 M, Surat Keputusan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Nomor 13A Tahun 2020 tanggal 29 Februari 2020, Maklumat Kapolri Nomor Mak/2/III/2020 tanggal 19 Maret 2020, Keputusan Gubernur Nusa Tenggara Barat Nomor 360-298 Tahun 2020 tentang Status Siaga Darurat Bencana Non Alam Corona Virus Disease (Covid-19) di Provinsi NTB.

Kemudian lanjutnya, berdasarkan Surat Edaran Bupati Sumbawa Nomor 443/160/Humaspro/III/2020 tanggal 23 Maret 2020, Surat Edaran Menteri Agama Nomor SE 6 Tahun 2020 tentang Panduan Ibadah di Tengah Pandemi Wabah Covid-19 tanggal 6 April 2020, Rapat Terbatas Pengurus Harian DP MUI Kab. Sumbawa, Komisi Fatwa MUI Sumbawa, bersama Sekda Sumbawa, Dinas Kesehatan Kab. Sumbawa dan Unsur Lainnya Tanggal 07 April 2020, serta setiap orang wajib melakukan ikhtiar menjaga kesehatan dan menjauhi setiap hal yang diyakini dapat menyebabkan terpapar penyakit, karena hal itu merupakan bagian dari menjaga tujuan pokok beragama (al- Dharuriyat al-Khams).

Baca juga:  TNI-POLRI di Sumbawa Berikan Bantuan Kepada Warga Berstatus ODP

Atas petimbangan tersebut serta memperhatikan perkembangan dan situasi bertambahnya korban covid-19 (ODP, PDP dan Suspect) di Indonesia serta untuk mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19) di Wilayah Kabupaten Sumbawa, maka dengan bertawakkal kepada Allah SWT., Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumbawa memandang perlu untuk mengeluarkan Maklumat sebegai berikut :

Kepada segenap ummat Islam agar senantiasa menjaga ibadah, bermunajat dan berdo’a kepada Allah SWT dengan perbanyak membaca Al-Qur’an, beristighfar, bershalawat pada Nabi Saw., beristighosah dan membaca qunut nazilah pada setiap shalat fardhu agar Allah SWT. segera mengangkat wabah yang sedang menimpa kita.

Kepada segenap Pengurus Masjid se-Kabupaten Sumbawa untuk sementara tidak melaksanakan shalat Jum’at sampai keadaan normal kembali (berhentinya penyebaran covid-19) dan menggantinya dengan shalat Zhuhur berjamaah di rumah masing-masing.

Kepada segenap Pengurus Masjid dan Pengurus Mushalla serta ummat Islam se-Kabupaten Sumbawa agar tidak menyelenggarakan kegiatan keagamaan yang melibatkan banyak orang baik di masjid/mushalla maupun ditempat lain dan selalu menghimbau jamaahnya agar banyak tinggal di rumah, kecuali ada keperluan yang sangat mendesak.

Baca juga:  Polisi Semprot Disinfektan di Ruas Jalan Kecamatan Moyo Hulu

Setiap masjid agar tetap mengumandangkan adzan 5 waktu, yang didahului dengan lantunan al-Qur’an dan tarhim 10 s.d 15 menit, agar syiar Islam tetap berkumandang ditengah wabah Corona

Apabila dikemudian hari perkembangan wabah Covid-19 sudah membaik atau normal akan dilakukan perubahan Maklumat (Maklumat akan ditinjau kembali) sesuai dengan perkembangan situasi dan informasi tentang Covid- 19 dari pihak-pihak yang memiliki otoritas.

Agar seluruh ummat Islam dapat dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab, mengindahkan maklumat ini. Yakinlah bahwa apa yang telah diputuskan ini, semata-mata demi menjaga ummat supaya tetap dalam kemaslahatan atas izin dan ridha Allah swt.

“Maklumat itu keluar setelah kami koordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa yakni Sekda, Asisten I, Kepala Dikes, hadir juga Kadis Kominfotik, Kepala Bapeda,” pungkasnya. (KS/aly)

iklan bkbpp

News Feed