oleh

Bulog Sumbawa Siap Beli Gabah Rp 4.200 Per Kilogram

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Bulog Sub Divre Sumbawa siap membeli gabah petani dengan harga Rp 4.200 per kilogram. Harga tersebut berdasarkan Permendag nomor 24 Tahun 2020 tentang Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Minggu (05/04/2020).

“Jadi terkait harga gabah, kita memang ada aturan terbaru adalah Permendag nomor 24 tahun 2020 yang berlaku mulai 19 maret 2020 tentang harga HPP,” kata Kepala Perum Bulog Sub Divre Sumbawa, Kurnia Rahmawati, S.TP, kepada wartawan di Sumbawa.

iklan

Dikatakan, pembelian gabah kering panen ditingkat petani dengan harga tersebut harus memenuhi persyaratan seprti kualitas kadar air maksimal 25 persen dan butir hampah maksimal 10 persen.

Baca juga:  Perbankan Salurkan Dana UMKM, DPRD Sumbawa Dukung Upaya OJK

Ia mengakui, dibebarapa lokasi harga pembelian gabah ditingkat petani sebesar Rp 3.700 hingga 3.900 per kilogramnya. Setelah dilakukan pengecekan lapangan kata dia, ternyata petani melakukan panen lebih awal, sehingga gabah tersebut berada dibawah kualitas HPP.

“Petani panen lebih awal, seharusnya panennya 7 hari sampai 10 hari ke depan. Jadi harga turun itu karena memang kualitasnya di bawah kualitas HPP. Kemarin kami survai yang di KSB itu kadar airnya mencapai 30-32 persen. Jadi sangat jauh dari ketentuan yang ada,” jelasnya.

Terkait keluhan petani di Kecamatan Lunyuk, pihaknya dalam waktu dekat berencana akan turun lapangan untuk melihat langsung kondisi gabah petani. Turun lapangan ini dilakukan jika situasi dan kondisi memungkinkan, mengingat Kecamatan Lunyuk yang sudah dilakukan karantina wilayah terbatas untuk mencegah penyebaran Corona lebih luas.

Baca juga:  NTB Produksi Cold Storage Tenaga Surya

“Kami pada perinsipnya siap melakukan penyerapan gabah petani sesuai dengan permendag nomor 24 tahun 2020, tentunya sesuai kualitas dan hargnya. Kepada para petani menghimbau agar jangan panik, maksudnya jangan panik sehingga melakukan panen lebih awal. Sehingga kualitas yang dihasilkan sengat menurun,” pungkasnya. (KS/aly)

iklan