oleh

Satgas Covid-19 Harus Bebas E-Kinerja dan Segera Diberikan Insentif

Sumbawa Barat, Kabarsumbawa.com – Melonjaknya jumlah warga  yang mudik ke KSB dalam 3 hari terakhir mencapai angka 600 jiwa memberi prediksi ke depan untuk perencanaan matang. Hal ini tentunya menjadi atensi khusus semua pihak dalam menyikapi penanganan Covid19 scara khusus di KSB.

Sigapnya tenaga kesehatan  24 jam stanbai memberi pelayanan dan memastikan KSB zero Covid19 di posko-posko yang tersebar di beberapa titik mulai dari pintu masuk pelabuhan poto tano sampai di puskesmas-puskesmas  merupakan sesuatu hal yang patut untuk diapresiasi.

Keberadaan tenaga medis  menjadi garda terdepan, yang akan berhdapan dengan semua kondisi, tentu tidak lepas dari tangung jawab  ASN dan PTT daerah mereka memliki kewajiban adminitrasi yang  Tetap juga dilaksanakan di sela- sela waktu bertugas sebagai satgas Covid19.

Oleh krena itu, KNPI KSB mengusulkan agar tenaga kesehatan ASN di bebaskan dari pengisian e-kinerja sebagai syarat peneriman TPP sehingga mereka bisa fokus memberikan waktu/tenaga utk satgas covid19 dan PTT daerah telah dibebaskan daftar hadir serta tidak ada pemotongan.  Semoga ikhtiar dan kebijakan sektor terkait menjadi suplemen dan energi terbaik utk para pahlawan Covid 19 yaitu Tenaga kesehatan dan perangkat lainnya.

Baca juga:  PWI Sumbawa Berbagi Masker dan Sembako Gratis

Sementara itu ketua komite nasional pemuda indonesia(KNPI) sumbawa barat Trisman, ST mengapresiasi apa yang dilakukan pemerintah daerah dalam upaya  penanganan covid 19 di bumi pariri lema bariri. kesegipan pemerintah daerah dengan menempatkan tenaga medis sebagai garda terdepan  di pintu masuk pulau sumbawa  ( pelabuhan poto tano) adalah langka yang pas, yang juga bersamaan dengan sosialisasi di bebagai tempat oleh TNI dan POLRI  dalam memerangi penyebaran covid 19.

Lanjud Trisman,  juga berharap kepada pemerintah daerah agar tenaga kesehatan ASN/PTT yang sejatinya berada di gada terdepan terdepan dalam penangan covid 19 di sumbawa barat di bebaskan dari pengisian e-kinerja sebagai syarat peneriman TPP sedangkan tenaga honorer PTT di bebaskan dari daftar hadir sehingaa tidak ada pemotongan  agar mereka bisa fokus memberikan waktu/tenaga untuk menjalankan tugas mulya satgas covid-19. (KS/adm)

iklan bkbpp

News Feed