oleh

Cegah Corona, Siswa Belajar di Rumah

-Pendidikan-80 views

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) meliburkan semua jenjang pendidikan PAUD, TK, SD, dan SMP/Sederajat selamat 14 hari. Langkah ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19).

Kepala Dikbud Kabupaten Sumbawa, H. Sahril, S.Pd., Senin (16/03/2020) kepada wartawan di Sumbawa mengatakan, langkah ini dilakukan dalam rangka pencegahan penyebaran virus Corona.

iklan

Lanjutnya, melalui rapat yang digelar di Kantor Dikdub Sumbawa pagi tadi, diputuskan bahwa selama 14 hari kedepan mulai 17 Maret, seluruh jenjang pendidikan di Kabupaten Sumbawa di alihkan ke rumah masing-masing.

“Hasil keputusan rapat, memutuskan bahwa selama 14 hari seluruh jenjang pendidikan sekolah, baik PAUD, SD SMP dan pendidikan kesetaraan pada semua jalur baik pendidikan formal maupun non formal diliburkan seluruhnya. baik kelas 6 maupun kelas 9,” ungkapnya.

Baca juga:  SMPN 1 Sumbawa Gelar Purnasiswa Tahun Pelajaran 2015-2016

“Tadi pertimbangannya, kita sudah melihat, mengecek jadwal yang penting selama 14 hari kedepan. sehingga kita memutuskan tidak ada yang terlalu berat, kita putuskan libur pada semua jenjang kelas,” lanjutnya.

Ia menegaskan, meliburkan siswa atau memindakan proses pembelajaran ke rumah masing-masih dilakukan dalam rangka isolasi terhadap persebaran virus corona. Dengan demikian, dapat mengurangi kontak fisik ada aktifitas mereka di keremaian.

“Mengapa seluruh jenjang kelas itu kita liburkan, sifatnya dalam rangka isolasi terhadap persebaran virus corona. Dalam kata lain bukan kita liburkan, karena konotasi kata libur itu tidak ada kegiatan belajar mengajar. Tetapi 14 hari kedepan ini adalah kegiatan perpindahan proses belajar mengajar yang terjadi secara biasa di sekolah tapi searang selama 14 hari kedepan dialihkan di rumah,” terangnya.

Terhadap peralihan proses pembelajaran ini, pihaknya akan menyiapkan Pentujuk Teknis (Juknis) dan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) bagi guru dan orang tua siswa. “Insyaallah kita akan mengusulkan kepada bupati untuk menyampaikan hasil rapat kita untuk diambil keputusan oleh beliau. Hari ini juga kita akan mengedarkan SE bupati tentang proses pembelajaran selama 14 hari kedepan. Kepada orang tua siswa, kita akan mengedarkan petunjuk pelaksanaan pembelajaran di rumah, baik secara tradisional maupun dengan memanfaatkan tenologi informasi yang berjalan sekarang ini,” pungkasnya. (KS/aly)