oleh

Marak, BNI Sumbawa Terima Puluhan Pengaduan Pencurian Dana Nasabah

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Pencurian dana nasabah dengan modus skimming kembali terjadi. Hingga, Senin (09/03/2020), BNI telah menerima 76 pengaduan nasabah yang diduga menjadi korban skimming.

Terkait hal ini, Pemimpin Cabang BNI Sumbawa I Putu Astrawan, menghimbau kepada seluruh nasabah untuk tidak perlu khawatir dan tetap tenang. Sebab, pihaknya akan menghandle semua nasabah yang menjadi korban skimming.

iklan

Lanjutnya, pihaknya memerlukan waktu untuk melakukan investigasi. Apakah transaksi yang terjadi akibat skimming atau bukan. Jika benar karena skimming, maka pihaknya akan menggati.

“Kalau benar karena Skimming, pasti kami ganti,” ujarnya kepada wartawan di Sumbawa Senin.

Menurutnya, Kasus pencurian uang nasabah dengan modus skimming ini bisa terjadi di lembaga keuangan mana saja. Tidak terkecuali BNI. Hal ini dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Baca juga:  Miras di Area Masjid, Pemuda ini Diamankan Satpol PP

Atas kejadian ini, pihak BNI tetap bekerjasama dengan pihak yang berwajib untuk mengungkap jaringan pelaku kejahatan perbankan ini. “Begitu ada kejadian, kami langsung melaporkan ke BNI pusat, untuk dilakukan penelitian,” ujarnya.

Iwan menjelaskan, bahwa kejahatan skimming bisa terjadi jika si pelaku mengetahui data yang ada pada ATM kita. Berbagai cara mereka lakukan. Termasuk dengan memasang kamera kecil tersembunyi.

Untuk itu, untuk mengantisipasi kejadian serupa, Iwan mengimbau kepada nasabah pemegang kartu ATM, untuk secara berkala mengganti 6 digit nomor PIN ATM, selalu waspada dalam melakukan transaksi di mesin ATM bank manapun, serta mengamankan PIN ATM dalam proses transaksi dengan menutup tangan pada saat memasukkan PIN di mesin ATM. Selain itu, Iwan juga menyarankan agar mengganti ATM dari magnetik ke chip.

Baca juga:  Dirlantas Polda NTB Gandeng Ombudsman Tinjau Pelayanan di Polres Sumbawa.

Sebenarnya, dari pihak BNI Sumbawa sendiri, untuk mengantisipasi kejahatan skimming ini, sudah melakukan patroli rutin. Patroli dilakukan secara berkala oleh petugas BNI.

Dalam patroli ini, petugas yang turun akan memantau aktifitas orang di dalam ATM, juga memeriksa mesin. “Apakah ada sesuatu yang aneh di dalam mesin. Apakah ada aktifitas yang mencurigakan dari orang dalam ruang ATM. Itu yang kita pantau,” ungkapnya. (KS)

iklan