oleh

Pembuat Prank Corona Masuk Sumbawa, Minta maaf

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Pembuat video Corona Masuk Sumbawa, meminta maaf kepada seluruh masyarakat khususnya masyarakat Sumbawa, karena video yang mereka unggah di Cannel Youtube RMK Saoud viral dan meresahkan.

“Kami keluarga besar RMK Sound mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya terkait video prank corona kami yang kemarin, dan bagaimana respon kami tidak berkenan di hati masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Sumbawa,” ungkap Abdul Rasyid Maulana, perwakilan RMK Sound yang ditemui kabarsumbawa.com, Minggi (08/02/2020) di Polres Sumbawa usai diklarifikasi oleh penyidik Satreskrim Polres setempat.

iklan

Selain meminta maaf, Rasyid berjanji untuk tidak melakukan perbuatan itu lagi. Dan hanya akan membuat konten-konten yang bermanfaat.

Baca juga:  Gagal Malam Pertama, Ternyata Istrinya Seorang Laki-laki

Ia menceritakan, awalnya, ia bersama Lima orang temannya tidak pernah berniat membuat vidio yang meresahkan tersebut. Suatu ketika kata dia, mereka sedang berdiskusi tentang konten apa yang akan mereka buat. Sebelum akhirnya muncul ide membuat vidio tentang corona.

Ia pun tidak menyangka jika prank yang mereka buat itu viral dan mendapat respon yang tidak baik dari masyarakat. Bahkan mereka harus berurusan dengan Polisi untuk memberikan klarifikasi.

“Waktu itu kita lagi nongkrong, duduk-duduk siang sambil minum kopi. Kebetulan waktu itu kita lagi kehabisan ide untuk konten vidio selanjutnya. Kita lagi ngobrol-ngobrol, sampailah kita di satu titik, untuk membuat tentang vidio itu (corona – Red). Tapi awalnya bukan tetang prank sosial eksperimen. Pas proses suting berubah jadi prank. Akhirnya kita melakukan prank di Taman Mangga dan Alfamart. Diakhir vidio itu kita juga manyampaikan belasungkawa,” jelasnya.

Baca juga:  Terkait Pengadaan Ambulance, Direktur RSUD Sumbawa Diperiksa Jaksa

Ia mengaku, saat prank tersebut dibuat, banyak masyarakat yang tidak terlalu mengerti tentang apa itu corona. Bahkan, ada mengira itu semacam kesurupan dan sebagainya. “kita ingin melihat respon masyarakat tentang virus corona ini. Kami berjanji tidak akan mengulanginya” pungkanya. (KS/aly)

iklan

Komentar