oleh

Di SDN Nijang, Sampah Disulap Jadi Meja dan Kursi

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – SDN Nijang Kecamatan Unter Iwes Kabupaten Sumbawa lokasi yang tidak jauh dari pusat kota Kabupaten Sumbawa dalam satu tahun berjalan sejak Pebruari 2019 telah dan sudah memulai kegiatan mengurangi sampah plastic di lingkungan meskipun yang dikerjakan tanpa melihat atau mendapat sentuhan lansung program Zero waste  yang telah dicanangkan Provinsi Nusa Tenggara Barat, tentu ini beralasan karena semata yang dilakukan warga SDN Nijang adalah untuk mewujudkan lingkungan sehat dan bersih yang berawal dari sekitar sekolah dan lingkungan tempat tinggal peserta didik.

Berangkat dari sebuah pemahaman akan bahayanya sampah plastic yang dalam kurun waktu panjang tidak bisa terurai dengan mudah sehingga muncullah ide dan kreasi Seorang Guru Kelas “ Abdul Azis, S.Pd.SD “  bagaimana dan langkah apa yang patut diperbuat bersama peserta didik untuk dapat mengurangi sampah plastic meskipun tidak bisa serta merta membatasi bahkan mengghentikan produksi dari pabrik produk yang menggunakan plastic tersebut.

Akhinya berdasarkan pemikiran dan komunikasinya melalui diskusi rutin dengan pegiat lingkungan  Wawan Hermawan, khusus masalah sampah plastic putra asal sumbawa dalam sehari – harinya berada dan beraktifitas di Jawa Timur yang dalam kutipan petunjuknya untuk membuat ecobrick.

Guru Ache duduk menggunakan kursi berbahan sampah

Guru Ache sapaan akrab Guru SDN Nijang ini mencoba memulai pada satu kelas mendaur ulang sampah plastic menjadi Ecobrick  dan setelah tiga bulan berjalan berlanjut kepada tiga kelas tentu di dukung penuh oleh Kepala Sekolah serta guru lainnya sehingga terus berlanjut kepada semua peserta didik dari kelas satu sampai kelas 6 serta melibatkan orang tua murid yang tersampaikan dalam pertemuan wali murid.

Dari proses pembelajaran kepada peserta didik yang secara otodidak bagaimana tehnik dalam pembuatan ecobrick tersebut setiap hari sabtu dalam pekan berjalan peseta didik membawa gunting dan plastic dari rumah masing – masing  untuk bahan membuat ecobric dimaksud sementara botol bekas air minum sekolah menyiapkannya, dimana pihak sekolah mengambil botol bekas tersebut dari rumah makan, lapangan futsal dan dari pemberian semua pihak.

Baca juga:  Kesadaran Orang Tua Meningkat, PDB SLBN Sumbawa Ikut Meningkat

Apa yang dilakukan keluarga besar SDN Nijang di dukung penuh oleh pemerintah Kecamatan Unter Iwes , Kepala Desa dan segenap komponen Pemerintahan Desa Nijang serta  karang taruna Liang Melik yang sudah memulai kegiatan Bank Sampahnya, hal inilah yang membuat motivasi semangat  dan kemauan untuk terus dilakukan oleh keluarga besar SDN Nijang, selama satu tahun berjalan sudah tidak terhitung banyaknya dampak yang dirasakan dimana setiap satu ecobrick dapat mengatasi sampah plastic sebanyak 200 gram.

Dari Ecobrik yang dibuat sekolah memanfaatkan kembali menjadi barang yang bermanfaat diantaranya untuk hiasan pagar tanaman, membuat kuris, meja, kotak serba guna, bak sampah dan lain-lain. Dalam membuat sesuatu yang bernilai serta bermanfaat seperti kursi , meja dan kotak serba guna semua guru mengusulkan dan menyampaikan ide idenya sehingga terbuatlah kursi berdasrkan usulan Guru Ache, Meja ide dan kreasinya Guru Ziad ( Guru PJOK ) , kotak serba guna oleh idenya Guru Endang , Guru Hery, Yul, Ida, Jamila, Ningsih, Desy , Guru Sri dan Guru Dara ).

Selain pemanfaatan untuk berbagai hal diatas , dampak lebih besar yang dapat diambil dari proses yang dilakukan ini secara tidak lansung orang tua peserta didik  menjadi pelaku yang membuat ecobrick dirumahnya dan dalam setiap bulan berjalan peserta didik mengumpulkan ecobricknya sebanyak 2 buah serta setiap pengambilan raport orang tua menyiapkan 2 buah ecobrick ditukar dengan raport dalam setiap semester. Tentu inilah yang sangat unik dan patut mendapat apresiasi bagi kami kepada orang tua karena secara nyata melakukan dan memilah sampah plastic untuk menjadi ecobrick bagi anak-anaknya yang akan dibawah ke sekolah.

Stan SDN Nijang pada Pameran Produk Zero Waste sekaligus launcing sekolah bersih & sehat melaui Zero Waste dan Parenting School

“Kami bangga luar biasa dukungan penuh orang tua itu hadir didalam proses mengatasi sampah plastic itu,” ungkap Kepala SDN Nijang Masriyanti, S.Pd.

Baca juga:  PBSI Unsa Gelar Workshop Karya Tulis Ilmiah

Yanti sapaan akrab kepala sekolah ini selalu ihimbauan kepada anak – anak untuk berprilaku hidup sehat dan bersih dengan terus mendengungkan jargon Ingo Roro Kokat , tentu peserta didik  dalam tindakannya  lansung memilah sampah plastic yang akan digunakan sebagai bahan dari pembuatan ecobrick.

Menurut Kepala Sekolah murah senyum dan peramah ini, sebagus apapun ide ketika kita tidak mau melakukan secara berkelanjutan saya yakin tidak akan dicapai manfaatnya.
Hal ini SDN Nijang membuktikan sendiri hasil dari kegiatan yang terus dilakukan dalam membuat ecobricknya dimana SDN Nijang di utus oleh Dinas Dikbud Kabupaten Sumbawa untuk mengisi stand pada kegiatan “Pameran Produk Zero Waste sekaligus launcing sekolah bersih & sehat melaui Zero Waste dan Parenting School “ di Kabupaten sumbawa  dihadiri oleh Wakil Gubernur NTB yang dipusatkan di SLB 1 Sumbawa.

Apa yang dipamerkan oleh SDN Nijang semuanya tentu masih jauh dari kesempurnaan akan tetapi produk yang dipamerkan adalah semua dari daur ulang sampah plastic yang dapat dipergunakan dalam lingkungan sekolah.

“Dalam hal ini rasa terima kasih tidak lupa disampaikan kepada bapak Kepala Dinas Dikbud Sumbawa yang sudah memberikan ruang dan kesempatan kepada SDN Nijang dalam memperkenalkan produk Zero Waste kepada orang lain semoga bermanfaat dan sebagai implemantasinya akan banyak pihak serta sekolah lainnya yang memulai gerakan mengurangi sampah plastic di lingkungan masing – masing melalui pembuatan Ecobrick,” tutupnya.

iklan bkbpp

News Feed