oleh

Ini Penjelasan Pemda Sumbawa Soal Bule Rusia di RSMA

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Sekda Sumbawa, Drs. H. Hasan Basri MM didampingi Kepala Dikes Sumbawa Drs. H. Didi Darsani A.Pt, Kabid P3PL Dikes Sumbawa, Agung Riyadi, Dirut RSMA, dr. Arindra Kurniawan dan dr. I Dewa Putu Ardana—Dokter Spesialis Paru RSMA menggelar jumpa pers, Selasa (03/03/2020) terkait Warga Negera Asin (WNA) asal Rusia berinisial MP (39) yang dirawat di Rumah Sakit Manambai Abdulkadir (RSMA). WNA tersebut diisukan terkena virus Corona Covid 19.

Masyarakat Kabupaten Sumbawa sempat panik setelah munculnya isu Turis Rusia yang menderita sakit di wilayah Kecamatan Alas Kabupaten Sumbawa. Tersiar isu, turis berinisial MP (39) yang ditemukan pingsan tersebut mengidap Corona (Covid-19). WNA tersebut langsung dilarikan ke Puskesmas Alas Barat dan selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Manambai Abdulkadir (RSMA) Sumbawa. Dan kini masih berada di ruang isolasi dan mendapat penanganan khusus. Agar isu tidak terus berkembang dan liar, Pemda Sumbawa menggelar pertemuan dengan sejumlah pihak terkait.

Sekda Sumbawa, Drs. H. Hasan Basri MM menegaskan bahwa turis asal Rusia itu tidak terindikasi virus dimaksud. Dimana, awalnya yang bersangkutan ditemukan di pinggir jalan di Alas Barat dalam keadaan lemas dan demam tingga. Kemudian dibawah oleh warga Puskesmas sempat. Kemudian dirujuk ke RSMA.

Setelah ditangani secara medis di RSMA, tidak ada tanda-tanda mengidap infeksi Corona. Kini demamnya sudah turun dan kondisinya normal. Sekda, seraya berharap dengan adanya hasil medis ini, masyarakat tetap tenang dan tidak gelisah.

Baca juga:  Dewan Sayangkan Tingginya Angka Stunting di Sumbawa

“Kondisinya sudah membaik dan diperbolehkan pulang. Tapi karena ini turis tidak ada rumah maka sementara waktu tetap dirawat di rumah sakit,” jelasnya.

Diketahui, turis tersebut datang ke Indonesia sekitar tanggal 14 Februari 2020, mendarat dan berlibur di Denpasar. Turis ini juga sempat mendaki Gunung Rinjani di Pulau Lombok, lalu beranjak ke Sumbawa tepatnya Alas Barat untuk mencari homestay yang terlihat di google. Namun yang dicari tidak dijumpai meski sudah berjalan cukup jauh.

“Mungkin karena kelelahan, turis ini pingsan yang kemudian dilarikan warga setempat ke Puskesmas Alas Barat. Saat siuman, warga kesulitan untuk berkomunikasi karena turis ini berbahasa Rusia. Dokter setempat hanya melihat riwayat perjalanannya, karena sebelumnya pernah berkunjung ke Thailand, kemudian Italia berlanjut ke Indonesia. Dengan riwayat ini, dokter mengambil langkah-langkah agar tidak salah melakukan antisipasi dengan merujuknya ke RSMA,” terangnya.

Sementara itu, Dokter Spesialis Paru RSMA Sumbawa, dr I Dewa Putu Ardana, meski hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda-tanda mengidap Corona, namun MP turis asal Rusia, tetap diisolasi dalam ruangan khusus di Rumah Sakit Manambai Abdulkadir (RSMA) Sumbawa.

“Turis ini merupakan pasien rujukan Puskesmas Alas Barat, setelah ditemukan warga, pingsan di pinggir jalan. Karena riwayat perjalanan turis ini sempat mampir di Thailand dan Italia, maka penanganannya dilakukan secara khusus dan sesuai SOP,” jelasnya.

Baca juga:  ANJURAN DIET UNTUK PASIEN OSTEOPOROSIS

Dijelaskan, penanganan pasien tersebut dilakukan secara khusus sesuai SOP. Karena pihaknya sudah mempersiapkan diri dari awal guna mengantisipasi kasus-kasus yang sedang booming ini. Hal ini dilakukan untuk kewaspadaan.

“Begitu ada kasus, langsung bisa ditangani dan tidak perlu ada kepanikan, dan kewaspadaannya tetap terjaga,” kata dr Putu.

Ia juga mengakui pasien tersebut datang dengan keluhan demam, tapi tidak ada tanda-tanda terjadinya infeksi saluran pernafasan. “Kita konfirmasi dengan hasil laboratorium, hasil foto rontgen walaupun pasien sempat menolak, tapi dengan alasan yang kita berikan akhirnya dia bersedia melakukan sesuai prosedur. Hasilnya normal untuk infeksinya. Yang ada, sesuai yang dia rasakan yaitu demam, diare, mual dan muntah. Ini masalah pencernaan. Fungsi hatinya masih normal semua,” jelas dr Putu.

Karena itu Ia berkesimpulan bahwa tidak ditemui tanda-tanda Corona. Kendati demikian Diare dan demam yang dideritanya tetap ditangani dan kondisinya sudah membaik. Tapi pasien tersebut belum diizinkan pulang dan tetap berada di ruang isolasi. (KS/aly)

iklan bkbpp

News Feed