oleh

Satpol PP Bongkar Satu Kios di Pasar Brang Biji

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumbawa membongkar satu buah kios di Pasar Tradisonal Brang Biji, Kecamatan Sumbawa, Senin (10/02/2020) sekitar pukul 11.30 wita.

Kasat Pol PP Kabupaten Sumbawa H. Sahabuddin, S.Sos., M.Si., dikonfirmasi usai eksekusi mengatakan, kios tersebut digunakan oleh pemiliknya bernama Yunan untuk membuka tempat Pangkas Rambut.

Kios yang berada di arel parkir pasar tersebut dibangun secara pribadi oleh Yunan diatas tanah Pemerintah. Karena dibangun secara permanen, Pemeritah setempat meminta yang bersangkutan untuk membongkarnya.

Atas hal tersebut lanjut kasat, yang bersangkutan bersedia membongkar kiosnya dengan syarat disediakan kios pengganti. Kemudian Pemda Sumbawa melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) membangun los pengaganti di dalam pasar Brang Biji sesuai dengan permintaan yang bersangkutan. Namun yang bersangkutan tidak kunjung pindah. Sehingga dilakukan pembongkaran. Mengingat Pemda telah melakukan teguran sebanyak tiga kali.

Baca juga:  Lima Lumbung Pangan Masyarakat Mulai Digarap Tahun ini

“Pertama bahwa itu kios dibangun oleh pribadi atas nama Yunan. itu dibangun diatas tanah Pemda. Jadi sudah beberapa kali ditegur oleh Pemda agar melakukan pembongkaran. Dia ada permintaan agar ada los sebagai penganti. Diberilah oleh Pemda melalui dinas Pendapatan. Sehingga dibangunlah di dalam pasar tersebut. Tapi setelah selesai juga tidak mau pindah,” jelas Kasat.

“Setelah kemarin, teguran terkahir dan diberikan waktu 3 kali 24 jam maka akan kami bongkar. Sampai waktunya belum juga dibongkar. Sebelum pembongkaran, Pak Dandim, Kapolres dan Pak Sekda sepakat melakukan rembuk. Setelah sepakat kami menuju lokasi. Kami bertemu dengan Yunan pemilik kios. Disana sempat terjadi diskusi panjang, pada akhirnya dia menerima dengan iklas. Kunci los penganti juga langsung diseraghkan ke Yunan,” jelasnya lagi.

Selian karena dibanguan permanen diatas tanah Pemda sambung Kasat, lahan kios tersebut dibutuhkan untuk akses masuk ke masjid yang ada disebelah barat pasar. Dimana, sebelumnya, masyarakat yang hendak ke masjid tersebut harus melalui dalam pasar. Setelah dibongar, maka masyarakat umum tidak perlu lagi masuk lewat pasar.

Baca juga:  Pengembangan UMKM Masih Terkendala Modal

“Itu dirobohkan karena lokasi itu dibutuhkan untuk akses masjid. Hilangnya bagunan itu, masyarakat tidak lagi masuk ke masjid melalui dalam pasar,” pungkasnya.

Pembongkar berjalan tertib dan aman. Pembongkaran dilakukan oleh Satpol PP selaku eskekutor yang dibantu oleh pihak Polres Sumbawa, Kodim 1607 Sumbawa, disaksikan oleh pihak MUI, Muhammadiyah, NW, NU serta Tokoh Masyarakat, serta Tokoh Agama setempat. (KS/aly)

iklan bkbpp

News Feed