oleh

Pembangunan Dermaga Medang dan Puskesmas Ropang Belum Tuntas

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Tersisa dau proyek lanjutan tahun 2020 yang masih belum tuntas. Adalah pembangunan Puskesmas Ropang dan Dermaga Medang. Kedua proyek tersebut masih dalam pengerjaan di sisa waktu perpanjangan kontrak.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kabag Pembangunan Setda Sumbawa, Usman Yusuf. Ia menyebutkan, sebanyak 11 proyek tahun 2019 dilakukan perpanjangan kontrak. Seperti,  Seperti Pasar Seketeng, Jaringan Irigasi Orong Monyeng, RTH Utan, tiga paket sumur bor, dan tiga puskesmas. Sembilan proyek telah tuntas. tersisa dua yaitu Dermaga Bugis Medang dan Puskesmas Ropang masih dalam proses pengerjaan.

iklan kampanye

“Dari paket-paket tersebut Alhamdulillah 9 sudah selesai. Sisanya dua masih dalam proses pengerjaan,” ujarnya kepada wartawan, Senin (03/02/2020) lalu.

Baca juga:  Dewan Apresiasi Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumbawa

Berdasarkan konfimasi dari kontraktor pelaksana dan Kepala Dinas terkait kata dia, progres Puskesmas Ropang sekitar 70 persen.  Sedangkan, Dermaga Bugis Medang, terakhir progresnya sekitar 85 persen.

“Untuk Puskesmas Ropang, material sudah berada di lokasi, dan dibutuhkan kerja ekstra dari pelaksana dan unsur-unsur terkait lainnya untuk memastikan material sudah terpasang dengan baik. Kemudian ketersediaan tenaga kerja juga harus menjadi pertimbangan utama. Sedangkan terkait permasalahan non teknis diharapkan pihak terkait terutama Dinas Kesehatan memberikan atensi khusus,” jelasnya.

“Sedangkan Dermaga Bugis Medang, semua material sudah ada di lokasi dan sudah dilakukan perakitan. Selain itu tukang juga sudah stanby di lokasi. Sehingga diyakini dapat terselesaikan.  Masih ada waktu yang tersisa dari perpanjangan kontrak. Kalau Ropang sampai 22 Februari, sementara Dermaga Medang juga hampir mirip seperti itu. Sampai saat ini kita masih tetap optimis dapat diselesaikan,” terangnya lagi.

Baca juga:  Udang Dan Rumput Laut Jadi Prioritas Pengembangan Bidang Perikanan

Melihat kondisi tersebut, pihaknya optimis dapat terselsaikan. Diperkuat juga dengan komitmen kontraktor di lapangan yang bersedia untuk menyelesaikan.

“Itu tidak kita harapkan. Progresnya selama yang kita pantau dan laporan dari kepala dinasnya, sedang pendampingan melakukan pengawasan dan usaha-usaha untuk memastikan bahwa proyek itu berjalan. Karena kita mengedepankan apa yang menjadi tuntutan masyarakat atau program pemerintah. Sehingga nanti pemanfaatannya itu bisa maksimal dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.(KS/aly)