oleh

Sementara, 102 Orang Peserta SKD Gugur Tanpa Tes

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Sumbawa tahun 2019 masih terus berlangsung. Hingga hari kelima sesi Lima, Senin (03/02/2020) kemarin, sebanyak 102 orang peserta gugur tanpa tes.

Kepala Badan Kepegawain Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sumbawa melalui Kepala Bidang Pengadaan dan Kesejahteraan Aparatur, Budi Sastrawan, ditemui di lokasi tes, Selasa (04/02/2020) pagi, mengatakan, pelamar yang gugur sebelum tes rata-rata karena datang terlambat. Sehingga mereka tidak bisa melakukan registrasi sebelum pelaksanaan ujian. Mengakibatkan peserta tidak bisa mengikuti SKD.

Dimana, Standard Operasional Prosedur (SOP) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) bahwa batas terkahir melakukan resgistrasi sekitar Lima menit sebelum tes dimulai. Jika lewat dari waktu tersebut, registrasi tidak lagi bisa dilakukan.

“Mereka gugur langsung karena mereka tidak mengikuti tes. Jadi hampir semunya mereka itu datang telat. SOP BKN contohnya sesi I dimulai jam 08.00 waktu setempat. Batas waktu terakhir untuk dilakukan registrasi pin adalah jam 07.55 waktu setempat. Lawat dari itu, registrasi tidak bisa dilakukan, pin tidak bisa keluar karena server sudah diblok oleh panitia BKN,” jelasnya.

Baca juga:  Bupati: Masalah Tidak Kendorkan Komitmen Bangun dan Majukan Sumbawa

“Makanya dipengumuman yang kita sampaikan kemarin, pelamar kita minta untuk hadir 1 jam sebelum pelaksanaan tes, untuk mengantisipasi keterlabatan. Bisa saja mereka terlambah karena ada yang ketinggalan, banyak seperti itu kasusnya. Kalau yang datang mepet sudah mau ujian kita tidak bisa bantu, tapi kalau misalanya satu jam sebelumnya dia datang, misalnya dia lupa kartu ujian, kita bisa bantu cetak disini, kalau kelupaan KTP, kita bisa bantu carikan di akunnya. Tapi itu butuh waktu, kalau yang datang mepet, kita tidak bisa bantu, sulit,” lanjutnya lagi.

Untuk itu, ia mengingatkan kepada para peserta SKD yang belum mengikuti tes, agar mematangkan persiapannya. Paling tidak satu hari sebelum tes, harus sudah dipersiapkan.

Lanjutnya, yang terpenting yakni kehadirasn di lokasi tes. Peserta harus hadir paling telat satu jam sebelum pelaksanaan tes. Sebab harus melakukan registrasi terlebih dahulu. Selanjut, terkait pakaian, untuk laki-laki menggunakan kemaja putih dan celana hitam kain. Perempuan juga demikian, bagi yang berjilbab, menggunakan jilbab hitam polos. Termasuk menggunakan sepatu.

“Kami ingatkan kembali bagi pelamar sesi-sesi selanjutnya paling tidak satu hari itu sudah persiapan. Pertama terkait dengan waktu kehadiran. Kedua pakaiannya,” ungkapnya.

Baca juga:  Arpusda Segera Miliki Gedung Sendiri

Untuk dikatahui sambungnya, sampai hari kelima sesi lima, sebanyak 2.398 orang peserta yang mengikuti SKD. Dari jumlah tersebut, 607 orang lulus passing grade. Pelaksanaan SKD CPNS Kabupaten Sumbawa Tahun 2019 akan berkahir pada tanggal 13 Februari mendatang.

“Ini sudah masuk hari ke enam, tersisa Sembilan hari lagi sampai tanggal 13 Februari mendatang. Kami optimis melihat trand dari hari pertama sampai dengan ke hari ke enam ini kami optimis untuk yang lolos passing grade sampai batas waktu 13 Februari, akan bertambah. Tahun sebelumnya sampai dengan hari ketiga belum ada yang lolos, tapi sekarang hari pertama sudah banyak yang lolos,” pungkasnya. (KS/aly)

iklan bkbpp

News Feed