oleh

Ratusan Hektar Tanaman Jagung Diserang Ulat Grayak

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Kondisi cuaca yang tidak menemutu mengakibatkan hama seperti ulat Grayak bermunculan. Berdasarkan data dari Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa, sekitar 400 hektar lahan jagung milik warga diserang hama tersebut.

Kabid Pangan Dinas Pertanian Sumbawa, Syam, SP kepada wartawan Kamis (30/01/2020) membanarkan hal tersebut. Ia mengatakan, serang hama tersebut masih tergolong sedang.

iklan kampanye

Meski demikian, pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk menanganinya. Seperti mencanangkan gerakan pengendalian ulat grayak secara masal yang dilaksanakan di kelompok Tani Gempar di Desa Penyaring di Kecamatan Moyo Utara. Kegiatan itu dihadiri seluruh petani di Desa Penyaring, PPL, UPT diseluruh Kabupaten, Koramil Moyo Utara dan Koramil Sumbawa, termasuk tim BPOPH (Badan Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman Provinsi) dan tim dari Perlindungan Tanaman Pangan Jakarta.

Baca juga:  Sekda KSB Enggan Penuhi Panggilan Jaksa

“Disana diadakan bimbingan teknis oleh tim Perlindungan, dimana dalam rangka pengendalian perlu langkah-langkah yang dianjurkan,” ujarnya

Dijelaskannya, dalam pengendalian dikenal 6 prinsip, seperti tepat jenis memilih pestisida karena yang menyerang tanaman adalah hama itu harus menggunakan pestisida jenis insektisida, tepat volume semprot, tepat dosis, tepat waktu, dan tepat aplikasinya.

“Jika sudah tidak bisa menggunakan cara biologis dan fisik. Baru pengendalian secara kimia menggunakan pestisida. Hama ini khusus pada tanaman jagung dengan intensitasnya masih sedang. InsyaAllah kalau bisa tertangani dengan baik, kira-kira tidak sampai 10 persen kerusakan. Tapi kalau sudah terserang dengan berat, jagung akan mati. Untuk pemantauannya kami terjun langsung ke lokasi,” pungkasnya (KS/aly)

Baca juga:  Hari Ini, Tim Identifikasi dan Inventarisasi Dikpora KSB Turun Ke Sekolah-Sekolah Terdampak Gempa 7.0 SR.