oleh

Isu Penculikan Anak, Polsub Sektor Kota Sumbawa Datangi Sekolah-Sekolah

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Belakangan ini masyarakat Kabupaten Sumbawa, khususnya di Kota Sumbawa, dihebohkan dengan kasus dugaan percobaan penculikan terhadap anak. Dugaan percobaan penculikan memimpah salah seorang siswa SDN 1 Labuhan Sumbawa belum lama ini.

Kasus ini, kemudian menjadi atensi pihak Kepolisian setempat. Berbagai cara dilakukan oleh kepolisian untuk mengantisipasi adanya korban atau hal yang tidak dinginkan lainnya.

iklan

Seperti yang dilakukan oleh Kepolisian Sub Sektor Kota Sumbawa, guna melakukan upaya pencegahan, selian patroli ritin, juga gencar mendatangi sekolah-sekolah yang ada di dalam kota sumbawa dan di kecamatan unter iwes dengan memberikan himbauan – himbauan.

Kepala Kepolisian Sub Sektor Kota, Ipda M. Yusuf, ditemui, Sabtu (18/01/2020) mengatakan, bahwa pihaknya bersama bhabinkamtibmas berupaya melakukan upaya antisipasi terhadap adanya kasus percobaan penculikan anak sekolah (SD).

Baca juga:  Pembunuhan Simpang PLN, Tiga Tersangka Masuk DPO

“Kemarin malam kami turun ke lapangan, ke rumah korban M. Alfarizi Robbani siswa SDN 1 labuhan sumbawa dan bertemu dengan orang tuanya, Indra Gunawan bersama bhabinkamtibmas badas,atas perintah Kapolres Sumbawa,” ungkap M. Yusuf.

Diakui, memang benar adanya kejadian tersebut. Berdasarkan informasi di lapangan diidentifikasi pelaku gemuk tinggi, berbaju batik, boncengan menggunakan sepeda motor merek Revo. karena adanya kejadian tersebut, pihaknya memberikan penyuluhan di sekolah – sekolah agar orang tua lebih berhati-hati dan menjemput anaknya tidak disuruh pulang sendiri.

“pihak kepolisian sudah kordinasi dengan Dikbud Sumbawa agar hal ini diantisipasi bersama dengan memberikan surat edaran ke sekolah – sekolah sebab Kapolres Sumbawa sangat atensi dengan kejadian ini”, pungkasnya.

Baca juga:  Operasi Gabungan Sasar Olat Rawa

untuk diketahui, kasus percobaan penculikan siswa SD tersebut, terjadi pada saat siswa pulang sekolah pada kamis (16/01/2020) sekitar pukul 12.30 wita. tak berapa lama, pada pukul 12.40 wita dua orang siswa dihadang oleh pengendara sepeda motor revo warna abu abu. pelaku memaksa salah seorang siswa naik ke sepeda motor dan menarik tas siswa yang satunya untuk diajak naik sepeda motor.

iklan