oleh

Jika Diusung PDIP, H. Mo : Jangan Berandai-andai

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah, memberi klarifikasi terkait dirinya dihubungi oleh Ketua DPD PDIP NTB Rahmat Hidayat, beberapa waktu lalu.

Ia mengaku, kedekatannya dengan ketua DPD PDIP NTB tersebut telah terjalin sejak lama. Ia juga mengaku, saat ia mencalonkan diri sebagai wakil Bupati pada pilkada Sumbawa tahun 2015 lalu, Rahmat Hidayat lah yang mempertemukannya dengan TGB, sehingga dirinya bisa menggunakan partai Demokrat.

“Jadi sudah hal yang biasa bagi saya dan beliau itu. Saya kadang juga telpon beliau dan beliau juga telpon saya menanyakan bagaimana kondisi dan keadaan, sehat dan keluarga sehat,” ujarnya kepada awak media usai menghadiri undangan Bawaslu setempat, Rabu (15/01/2020).

“Telpon kemarin ada hubungan Pilkada. Kita tidak pernah bicarakan itu. Beliau tidak pernah bicarakan politik. Cuma tanyakan bagaimana kondisinya,” sambungnya.

Terkait DPD PDIP NTB tidak akan mengsung H. Husni Djibril pada Pilkada Sumbawa 2020 ini, termasuk isu jika ia akan dipinang oleh PDIP, H. Mo mengaku tidak ingin berandai-andai. Ia juga menyadari bahwa dirinya bukalah kader PDIP.

“Jangan berandai-andai lah. Saya tahu diri kok, saya bukan kader PDIP. Mungkin heboh karena momennya yang kurang tepat. Tapi kalau saya berhubungan dengan beliau sudah biasa. Kita tdak bicara politik,” tukasnya.

Namun ia menagaskan, jika ia benar-benar serius akan maju pada Pilkada Sumbawa tahun ini. Saat ini, ia tengah inten membangun komunikasi dengan sejumlah partai politik.

“Kalau untuk maju saya sudah dari awal siap untuk maju. Partai inilah yang sedang kita komunikasi. Sekarang kan partai saya katakana yang ini kan belum ada. Kita ada dukungan partai setelah kita terima SK. Sekarang masih berproses di DPC dan DPW. Belum saya ke DPP. Bagaimana saya mengetahui partai mana yang mendukung saya,” pungkasnya. (KS/aly)

Komentar

News Feed