oleh

Bahasa Indonesia Pudar Di Generasi Milenial

Kabarsumbawa.com (07/01/2020)

Bahasa menunjukan bangsa, itulah kata bijak yang sejak lama tertanam dalam benak kita. Namun bagaimana sekarang? Di era milenial seperti saat ini salah satu kelemahan orang indonesia untuk bersaing dengan orang luar negeri adalah karena bahasa.

Keinginan mempersiapkan anak memasuki era globalisasi tentu diperbolehkan, Namun jika itu mengorbankan jati diri bangsa apa gunanya?

Seiring berjalannya waktu keinginan belajar bahasa asing justru membuat bahasa indonesia terpinggirkan. Banyak anak usia sekolah terutama kaum milenial yang tinggal di kota besar terlihat gagap berbahasa indonesia, banyak diantara mereka yang bahkan lebih fasih berbahasa asing. Kehidupan dan interaksi anak muda milenial pun tak lepas dari “Kontaminasi bahasa” penggunaan istilah-istilah yang entah dari mana asalnya semakin menghilangkan wujud asli bahasa Indonesia. Bahasa bukan hanya sekedar alat komunikasi, bahasa bukan sekedar tutur kata.

Baca juga:  Bahasa Indonesia dalam Kaca Dunia

Bahasa turut menggambarkan budaya dan jati diri sebuah bangsa. Itulah mengapa di bahasa Indonesia terdapat perbedaan kala berbicara dengan teman sebaya orang yang lebih tua, bahkan ayah dan ibu kita.

Di era milenial pun ternyata lebih banyak menggunakan bahasa gaul. Anak muda sampai orang dewasa lebih senang memakai bahasa gaul. Berikat contoh-contoh bahasa gaul di era milenial,di antaranya :

Contoh – contoh bahasa gaul // Sumber : Penulis

Setiap generasi muda telah hidup pada era yang berbeda, dalam artian bahwa setiap anak muda digital jarang tersentuh pembelajaran berbahasa Indonesia. Ia menyatakan kondisi itulah yang membuat konsep berbahasa mereka cenderung berbeda ketimbang generasi era sebelumnya.

Baca juga:  Surutnya Keberdayaan Hutan dan Tanah Pertanian di Sumbawa

Oleh : Putri Amelia
Mahasiswa Pendidikan Guru Mardrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Agama Islam (FA’i) Universitas Muhammadiyah Mataram

News Feed