oleh

Puncak Peringatan Hari Ibu Ke_91 Berlangsung Khidmat

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Peringatan Puncak Hari Ibu Ke – 91 Tahun 2019 yang dilaksanakan di Gedung Diponegoro pada Rabu pagi (11/12/2019). Hadir Bupati Sumbawa beserta Ibu Hj. Amien Rahmani Husni Djibril, Para Anggota Forkopimda Beserta Istri, para Kepala OPD Kab. Sumbawa, para Camat se- Kab. Sumbawa, Ketua GOW Kab. Sumbawa, para Anggota organisasi wanita Se – Kab. Sumbawa.

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa, H.M Husni Djibril, B.Sc atas nama pimpinan daerah dan masyarakat Kabupaten Sumbawa, menyampaikan Selamat Hari Ibu kepada segenap kaum ibu di Kabupaten Sumbawa. Semoga melalui peringatan ini, para ibu, khususnya para ibu di Kabupaten Sumbawa bisa lebih bersemangat, lebih kreatif, baik selaku pendamping suami maupun dalam menjalankan peran dan profesinya masing masing, serta senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, Tuhan yang Maha Kuasa. Negara ini membutuhkan para ibu untuk makin cerdas dan melek teknologi, supaya bisa membimbing anak-anaknya agar produktif menggunakan teknologi, tidak ikut-ikutan menyebarkan berita bohong (hoax), fitnah, atau menyebarkan cacian di media sosial. Indonesia butuh para perempuan, butuh para ibu untuk menanamkan benih kuat nilai-nilai bhinneka tunggal ika, nilai-nilai toleransi, nilai-nilai persatuan bangsa di pikiran, di hati, dan di jiwa anak-anak indonesia. Bahkan dapat saya katakan, bahwa peran para ibu sangat dibutuhkan dalam mewujudkan kesejukan, keharmonisan, dan kondusifitas daerah.

Baca juga:  Untuk Fud Syaifuddin, PPP KSB Siapkan Opsi Kedua.

Bupati menyampaikan Sesuai dengan tema hari ibu ke-90 tingkat Kabupaten Sumbawa, yaitu “Bersama Meningkatkan Peran Perempuan dan Laki-laki Dalam Membangun ketahanan keluarga Untuk Kesejahteraan Bangsa”, maka jangan ada lagi tindakan kekerasan dan diskriminasi gender terhadap perempuan dan para ibu. Jangan lagi kaum ibu dihalang-halangi untuk berkarya, untuk berkreasi, berinovasi bila kita ingin daerah ini mencapai potensi maksimalnya; dengan catatan, tetap berpedoman kepada aturan dan norma atau tata nilai yang berlaku di tengah-tengah masyarakat.
Diakhir sambutannya Bupati menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada kaum ibu yang telah mendukung suaminya untuk mengemban amanah dengan baik, membimbing putra putrinya dengan tulus ikhlas penuh kasih sayang, sehingga berbagai program pembangunan di daerah kita dapat berjalan dengan baik. Harapan saya kepada para ibu, teruslah menjadi pendamping suami yang setia, menjadi pembimbing anak-anak dengan penuh kesabaran, teruslah menjadi ibu-ibu yang hebat, agar daerah kita ini semakin hebat dan bermartabat.

Sementara itu, Ibu Sesepuh Wanita Kab. Sumbawa, Hj. Amien Rahmani Husni Djibril membacakan sambutan tertulis Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, yang menyatakan bahwa Hari Ibu lahir dari pergerakan perempuan Indonesia diawali dengan Kongres Perempuan Pertama 22 Desember 1928 di Yogyakarta telah mengukuhkan semangat dan tekad bersama untuk mendorong kemerdekaan Indonesia. Tema sentral pembahasan Kongres Perempuan tersebut adalah memperjuangkan hak perempuan dalam perkawinan, melawan perkawinan Anak, poligami dan pendidikan perempuan. Hakekat Peringatan Hari Ibu (PHI) setiap tahunnya adalah mengingatkan seluruh rakyat Indonesia, terutama generasi muda akan arti dan makna Hari Ibu sebagai sebuah momentum kebangkitan bangsa, penggalangan rasa persatuan dan kesatuan serta gerak perjuangan kaum perempuan yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Untuk itu sebagai apresiasi atas gerakan yang bersejarah itu, PHI ditetapkan setiap tanggal 22 Desember sebagai hari nasional.

Baca juga:  Presiden: Pemilu Ajang Kontestasi Ide dan Program

Perempuan Indonesia masa kini adalah perempuan yang harus sadar bahwa mereka mempunyai akses dan memiliki kesempatan yang sama dengan laki-laki untuk memperoleh sumber daya, seperti akses terhadap ekonomi, politik, sosial, dan sebagainya. Begitu juga pengasuhan dalam keluarga, peran dan tanggung jawab laki-laki dan perempuan dalam pengasuhan anak tidak hanya orang tua namun perlu didukung oleh semua pihak. PHI diharapkan sebagai momen penting untuk mendorong semua pemangku kepentingan guna memberikan perhatian, pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan. Dan pada akhirnya memberikan keyakinan yang besar bahwa perempuan akan mampu meningkatkan kualitas hidupnya serta mengembangkan segala potensi dan kemampuan sebagai motor penggerak dan sekaligus agen perubahan (agent of Change).

Diakhir sambutannya Menteri menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya PHI utamanya kepada 7 (tujuh) pimpinan organisasi perempuan yaitu OASE, Kongres Wanita Indonesia (KOWANI), Tim Penggerak PKK Pusat, Dharma Pertiwi, Bhayangkari, Dharma Wanita Persatuan Pusat, Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), dan mitra kerja lainnya, provinsi Jawa Tengah dan seluruh lapisan masyarakat yang telah berpartisipasi aktif terlibat dalam penyelenggaraan Peringatan Hari Ibu.

Baca juga:  Bupati Sumbawa Siapkan Hadiah Bagi Desa Dengan 100% Penduduk Ber-KTP

Sebelumnya dalam laporan ketua panitia Ibu Nana Syamsul Huda menyampaikan bahwa kegiatan dan lomba yang telah dilaksanakan dalam rangka memperingati hari Ibu ke-91 tahun 2019 adalah kegiatan senam sehat dan pembagian door prize, lomba memipil jagung, lomba menggerus kacang tanah, lomba memasukkan benang ke dalam jarum, lomba mengupas ketimun, lomba fashion show, kegiatan bhakti sosial ke SLBN 1 Sumbawa dan panti asuhan putri AN-Nisa, kegiatan pengajian akbar di masjid Darussalam, kegiatan jalan sehat dan penanaman pohon di samota dan upacara dan ziarah ke makam di TMP labuhan badas. (KS)

himbauan polres sumbawa

News Feed