oleh

Terjadi Lagi, Ayah Setubuhi Anak Kandungnya Berulang Kali

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Kasus asusila yang melibatkan orang-orang terdekat kembali terjadi di Wilayah hukum Polres Sumbawa. Kali ini menimpah Mawar (buka nama sebenarnya) asal salah satu Desa di Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa, NTB.

Gadis berusia 16 tahun itu, sejak 2018 lalu, harus melayani nafsu bejat ayah kedungnya sendiri. Informasinya, kejadian yeng merenggut kesuciannya itu terjadi hampir setiap hari. Ia lupa kapan peristiwa pedih ini pertama kali terjadi. Yang jelas, hal itu terjadi pada 2018 lalu. Hal itu terjadi di dalam kamar korban.

iklan kampanye

Mawar yang saat itu tinggal bersama ayah dan adiknya, sementara ibunya bekerja di Luar Negeri. Dimana, kejadian itu berawal ketika korban mengeluhkan sakit perut karena menstruasi. Kemudian ayahnya berinisial KM mengatakan akan mengobatinya.

Korban diminta untuk tidur di dalam kamarnya. Namun korban terbangun, karena merasa celana dan celana dalamnya sudah diturunkan. Saat itu, korban baru sadar ternyata pelaku sedang menjalankan aksi bejatnya. Karena terkejut, korban langsung menendang dan memukul pelaku.

Baca juga:  Pasca Terbakarnya Kayu Sitaan KPH Batulanteh, Kodim Tingkatkan Kewaspadaan

Setelah itu, pelaku langsung pergi dan masuk ke kamarnya. Pada pagi hari, pelaku kemudian mengatakan kepada korban agar tidak bercerita kepada siapapun. Jika korban bercerita, pelaku mengancam akan menceraikan ibunya.

Karena korban takut, akhirnya dia menurut. Hampir setiap hari, korban disetubuhi oleh pelaku. Dalam satu pekan, minimal dua kali korban terpaksa melayani birahi ayah kandungnya. Hal ini selalu dilakukan setiap pukul 01.00 Wita. Terakhir korban disetubuhi oleh pelaku pada 29 November lalu.

Akhirnya, korban mulai jenuh. Saat pelaku hendak menyetubuhinya, korban melawan. Korban mengancam akan pergi dari rumah jika pelaku tetap menyetubuhinya. Setelah itu, pelaku langsung kembali ke kampungnya di Kecamatan Lape. Kepada tetangga dan keluarganya, pelaku mengaku diusir dari rumah oleh anaknya.

Baca juga:  Dandim Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Sumbawa Pasca Pilkades

Korban kemudian bercerita mengenai hal yang menimpanya kepada adiknya. Namun adiknya tidak percaya. Lalu, korban bercerita kepada teman dan ibu dari temannya. Setelah itu, ibu dari teman korban menceritakan hal ini kepada paman korban. Mendapat informasi ini, paman korban kemudian melapor ke Desa. Akhirnya dari Desa diarahkan agar kasus ini dilaporkan ke polisi.

Kasat Reskrim Polres Sumbawa, Iptu. Faisal Afrihadi, SH yang dikonfirmasi membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan mengenai hal itu. Saat ini sudah dilakukan visum terhadap korban. Juga berkoordinasi dengan P2TP2A untuk pendampingan korban. Pihaknya juga tengah melacak keberadaan pelaku. Dalam hal ini, pihaknya juga berkoordinasi dengan Polsek Lape. Mengingat, pelaku merupakan warga Kecamatan Lape. (KS/aly)